Berita UtamaTapanuli Tengah

Rasudin Hutabarat Warga Taput Ditemukan Tewas di Tapteng Usai Pulang dari Pesta

430
×

Rasudin Hutabarat Warga Taput Ditemukan Tewas di Tapteng Usai Pulang dari Pesta

Sebarkan artikel ini
Lokasi ditemukannya korban Rasudin Hutabarat (66) warga Desa Sibalanga Julu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang jatuh di parit usai pulang pesata. (Batakpost.com/Humas Polres)
Example 300x600

Tapteng, 14/11 (Batakpost.com)- Rasudin Hutabarat (66) warga Desa Sibalanga Julu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, ditemukan tewas di parit usai pulang dari pesta.

Ada pun lokasi kejadian di Lingkungan Pandurungan Julu, Kelurahan Pinang Baru, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (13/11/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Basa Emden Banjarnahor melalui Kapolsek Pinangsori AKP Kando Hutagalung, bahwa peristiwa tersebut diketahui setelah mendapat informasi dari warga sekitar bahwa ada sesosok mayat laki-laki di temukan di dalam parit. Dan mayat tersebut sudah dibawa oleh warga ke Puskesmas Pinangsori.

Mendapat laporan itu, Kapolsek bersama Piket Unit Reskrim mendatangi Puskesmas Pinangsori dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Tapanuli Tengah.

Berdasarkan keterangan saksi, bahwa korban meninggal dunia karena tergelincir di parit yang volume airnya meningkat akibat hujan deras pada Senin malam.

Menurut keterangan saksi Johannes Hutagalung (63) warga Gunung Marijo Pinangsori, Tapanuli Tengah, kepada petugas, sebelum korban tergelincir di parit, mereka berdua baru pulang dari pesta keluarganya yang ada di Lingkungan Pagar Batu Kelurahan Pinang Baru, Tapteng. Saat itu mereka berjalan kaki melewati jalan pintas untuk pulang ke rumah, namun karena cuaca hujan dan cahaya gelap, saksi dan korban memakai payung hendak menyeberang melalui titi/jembatan kecil parit irigasi yang volume dan arus airnya meningkat dari biasanya akibat guyuran hujan.

“Saat berjalan di atas titi/jembatan kecil itulah korban tergelincir hingga jatuh ke dalam parit dan terbawa arus. Saksi mencoba bantu namun karena derasnya air, saksi pun sempat terseret tetapi berhasil menepi,” terang Kapolsek menirukan pengakuan saksi Johannes.

Saksi pun berusaha meminta pertolongan kepada warga dan didengar oleh warga (Jelinson Tinambunan). Mereka langsung mencari korban dan berhasil ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi jatuh.

Dijelaskan Kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dan personel Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng, bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam terbawa arus. Korban pun telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan dengan surat berita acara. (ril/red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS