Pengerjaan Jalinsum Sibolga-Tarutung Diprotes

Terpisah, Saleh, Pimpinan PPK 12 ketika dikonfirmasi menegaskan kalau system kerja rekanan tersebut tidak diperbolehkan. Rekanan katanya harus membongkar kembali pekerjaannya dan menyingkirkan poho tersebut terselebih dahulu sebelum dikerjakan kembali. “Ya, nggak bisa, harus dibongkar. Sudah disuruh bongkar itu rupanya, kutanya tadi pengawas kita. Mestinya, kalo ada seperti itu, dilangkahi dulu, jangan main pasang saja. Sudah dikasih tahu, mungkin tukangnya berbeda pendapat. Tapi, yang jelas kita sudah suruh bongkar, mesti ditebang dulu pohonnya,” kata Saleh menjawab pertanyaan wartawan.

Dari hasil koordinasinya lanjutnya menjelaskan dengan pihak rekanan, bangunan tersebut akan segera dibongkar dan dikerjakan ulang. “Kontraktornya bilang akan dibongkar, tadi aku konfirmasi. Katanya, gak dikasih yang punya pohon ditebang kemarin, makanya dihajarnya saja,” tandasnya. (HAT)

Tinggalkan Balasan