Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Sibolga

Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam Oleh Makorem 023/KS

318
×

Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam Oleh Makorem 023/KS

Sebarkan artikel ini
Korem 023/KS gelar pelatihan penanggulangan bencana alam, Senin, (4/12/2017) bertempat dilapangan Makorem 023/KS (batakpost.com/REL)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Sibolga, 4/12 (Batakpost.com)- Korem 023/KS buka pelatihan Penanggulangan Bencana, Senin, (4/12/2017) dilapangan upacara Makorem, jalan Datuk Itam, Kota Sibolga, dalam satu upacara yang dipimpin WS Kasrem, Letkol Inf Drs Nelson Rajagukguk mewakili Danrem.

Kegiatan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, Kepolisian, TNI, Ormas serta unsur TNI sebanyak 150 personel.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


Komandan Korem 023/KS, Kol Inf Donni Hutabarat dalam amanatnya yang dibacakan oleh WS Kasrem Letkol Inf Drs Nelson Rajagukguk mengungkapkan, pelaksanaan latihan bertujuan untuk mengetahui dan meyakinkan kesiapan secara keseluruhan, baik personel, materil maupun sarana pendukung lainnya dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Penanggulangan bencana alam yang diselenggarakan ini merupakan simulasi pengarahan kekuatan Korem 023/KS dan satuan badan pelaksana dibawahnya dalam memebrikan bantuan kepada pemerintah daerah guna memberikan perbantuan penanggulangan akibat bencana alam,” ujar Danrem.

Menurut Danrem, wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah termasuk suatu musim, dengan curah hujan yang cukup tinggi dan di ikuti kondisi cuaca yang sulit diprediksi, bahkan dengan mudah berubah-ubah secara ekstrim.

“Kondisi seperti itu sangat berpotensi menimbulkan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor serta tsunami yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi kapan dan dimana saja. Maka untuk itu, selaku aparatur negara, kita dituntut untuk memiliki kemampuan dan keterampilan serta kecepatan bergerak sesuai dengan tugas yang kita hadapi,” tambah Danrem.

Masih kata Danrem dalam amanatnya yang dibacakan WS Kasrem, titik fokus pelaksanaan latihan kali adalah penanggulangan banjir dan longsor.

“Saya menyampaikan, penekanan kepada para penyelenggara dan peserta agar dapat mempedomani pelaksanaan latihan, antara lain, mampu melaksanakan komando dan pengendalian operasi dalam penanggulangan bencana alam, serta mampu dengan cepat dan tepat serta prosedur yang tepat dalam penanggulangan bencana alam. Selain itu latihan penanggulangan bencana alam ini, disamping untuk melatihkan prajurit Korem 023/KS juga untuk mengajak dari instansi lain untuk ketemu dalam koordinasi dan kerjasamanya. Sehingga nanti pada saat terjadi Bencana alam banjir maupun longsor kita sudah siap untuk mengatasinya,” pungkasnya (REL/RED)


Tinggalkan Balasan