Lintas Sumut

Pelabuhan Paropo Batu Horbo dan KMP Jurung-jurung Resmi Diresmikan oleh Bupati Dairi

206
×

Pelabuhan Paropo Batu Horbo dan KMP Jurung-jurung Resmi Diresmikan oleh Bupati Dairi

Sebarkan artikel ini
Pelabuhan Paropo Batu Horbo dan KMP Jurung-jurung Resmi Diresmikan oleh Bupati Dairi
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Dairi, 23/11 (Batakpost.com) – Pengguntingan pita oleh Bupati Dairi, Eddy Berutu, menjadi simbol diresmikannya Pelabuhan Paropo Batu Horbo dan Kapal Motor Penumpang (KMP) Jurung-jurung di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Rabu (22/11/2023). Upacara peresmian ini dimulai dengan pemberian ulos kepada Bupati Dairi Eddy Berutu dan Tamu Undangan oleh tokoh adat, disertai dengan ritual hahomion.

Dengan diresmikannya Pelabuhan Paropo Batu Horbo ini, diharapkan dapat menjadi pusat perdagangan lokal atau regional yang mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat Dairi, terutama di Kecamatan Silahisabungan dan sekitar Danau Toba.

Kepala KSOP Danau Toba, Rijaya Simarmata, menyampaikan harapannya pada pembukaan pelabuhan ini. Pelabuhan ini, dalam waktu dekat, akan melayani pengangkutan penumpang dan barang dengan rute Paropo (Silalahi) – Tongging. Pada tahun 2024, rencananya rute akan diperluas menjadi Paropo (Silalahi) – Simanindo (Samosir).

“Hari ini secara resmi, pelabuhan akan beroperasi dan memberikan pelayanan. Untuk sementara, pelabuhan ini melayani rute Paropo – Tongging, dan di Tahun 2024, rute akan ditambah Paropo-Simanindo di Kabupaten Samosir. Mohon dukungan dari seluruh pihak, terutama masyarakat,” ujar Rijaya.

Rijaya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada 18 Raja (Raja Sisampuluualu) atas doa-doa dan ritual yang telah dilakukan untuk memohon restu para leluhur, agar semua pelayanan pelabuhan dan perjalanan KMP Jurung-jurung dapat berjalan dengan baik.

“Hahomion ini yang kami tunggu sehingga kami tidak was-was dalam tugas-tugas kami. Kiranya keberadaan pelabuhan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, sesuai dengan harapan tokoh masyarakat,” tambahnya.

Bupati Dairi, Eddy Berutu, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi telah mengajukan pengembangan lintasan trayek dari Silalahi menuju Simanindo, yang direncanakan akan terealisasi pada tahun 2024 mendatang. Trayek ini akan memperpendek jarak tempuh dari Silalahi ke Samosir dari 3 jam melalui darat menjadi 45 menit melalui danau.

“Harapan saya besar, keberadaan Pelabuhan ini didukung oleh masyarakat Kecamatan Silahisabungan secara positif, untuk kemakmuran masyarakat. Kita berharap Dairi unggul dapat mensejahterakan masyarakat dalam harmoni keberagaman,” ungkap Eddy Berutu.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala BPTD Kelas II Sumut, Dadan M. Ramdan, General Manager PT. ASDP Heru Wahyoni, Kepala KSOPP Danau Toba, Rijaya S, unsur Forkopimda, Kapolres Dairi AKBP Agus Bahari, Dandim 0206 Dairi Goklas Pirtahan Silaban, pimpinan OPD terkait, serta para tokoh adat dan masyarakat Paropo beserta undangan lainnya.

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS