Lintas Sumut

Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Apresiasi Pengabdian Masyarakat Universitas Sumatera Utara di SLB Sidikalang

251
×

Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Apresiasi Pengabdian Masyarakat Universitas Sumatera Utara di SLB Sidikalang

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Apresiasi Pengabdian Masyarakat Universitas Sumatera Utara di SLB Sidikalang
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Sidikalang, 24/9 (Batakpost.com) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi, Romy Frida Mariani Simarmata Eddy Berutu, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Universitas Sumatera Utara (USU) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sidikalang.

Kegiatan pengabdian ini melibatkan sejumlah akademisi dan mahasiswa dari USU, seperti Prof. drg Sondang Pintauli, PhD, Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si, Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D, Jenny Marlindawani Purba, S.Kp, MNS, Ph.D, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU.

Apresiasi ini disampaikan oleh Romy saat menghadiri pertemuan pemberdayaan dan pendampingan untuk orang tua dan siswa penyandang disabilitas dalam pemeliharaan kesehatan gigi mulut. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Serba Guna SLB Sidikalang, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, pada Sabtu (23/9/2023).

Romy menjelaskan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi orang tua, guru, dan siswa penyandang disabilitas dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Selain itu, program ini juga merupakan tindakan preventif dalam menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada tim pelaksana dari USU serta mahasiswa kedokteran gigi USU yang telah mempraktikkan cara menyikat gigi yang baik dan benar kepada anak-anak di sekolah ini. Semoga program seperti ini dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya sungguh luar biasa,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Sondang Pintauli memberikan penjelasan tentang teknik yang tepat untuk menyikat gigi anak-anak disabilitas. Ia menggambarkan tiga teknik yang dapat digunakan, yakni teknik wheel chair, teknik kasur/sofa, dan teknik duduk di lantai.

Prof. Sondang mengingatkan bahwa penyandang disabilitas memiliki keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran dan pendampingan khusus agar mereka dapat melakukan pemeliharaan kesehatan gigi secara mandiri.

Sebagai penutup, Prof. Sondang mengutip kata-kata bijak Yvonne Piere yang mengajarkan untuk menerima dan mencintai setiap individu dengan segala keunikannya, tanpa memandang keterbatasan yang ada.

Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperhatikan kesehatan gigi dan mulut anak-anak penyandang disabilitas, serta mengedukasi orang tua dan guru dalam menjalankan peran mereka dalam menjaga kesehatan gigi anak-anak tersebut.

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS