Johannes Lumbantobing Ditemukan Tewas di Ruang Tengah Rumahnya

Sibolga7 Dilihat

Sibolga, 27/4 (Batakpost.com)- Seorang pria bernama Johannes Lumbantobing (52), buruh harian lepas yang tinggal di Jalan Santeong no 45, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, ditemukan tewas di ruang tegah rumahnya, Rabu (27/4) sekira pukul 00.30WIB.

Menurut keterangan istri korban, Rosida Hutagalung, (52) seorang ibu rumah tangga, bahwa sekira pukul 23.00 WIB, dia bersama korban dan anaknya sedang menonton TV di ruang tengah, setelah itu istri korban mengajak suaminya untuk tidur, namun korban mengatakan masih ingin menonton TV.

“Kemudian saya bersama anak masuk ke dalam kamar masing-masing untuk tidur, dan saat sudah tertidur tiba-tiba sekira pukul.00.30 WIB saya terbangun dan mendengar suara volume TV yang keras,” Jelas Rosida Hutagalung.

Setelah terbangun, dia kemudian mengecek ke ruang tengah dan mendapati suaminya sudah gantung diri dengan menggunakan tali ayunan dengan posisi kaki masih menyentuh lantai. Kemudian istri korban berteriak dan memanggil anaknya. Mereka pun berupaya mengangkat dan melepaskan tali dari leher korban.

BACA JUGA: Mantan Kasat Reskrim Polres Tapteng Jabat Kasat Reskrim Polres Sibolga

“Setelah kami cek, ternyata sudah meninggal dunia. Selama ini suami saya tidak pernah bercerita atau mengeluhkan sesuatu, hanaya saja dia menderita penyakit asam lambung,” ungkap Rosida.

Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas Polres Sibolga, AKP R Sormin membenarkan adanya kejadian dugaan bunuh diri tersebut. Petugas Polres Sibolga mendapat barang bukti berupa 1 potong tali warna biru dan 1 helai jaket warna hitam.

“Kita sudah ambil keterangan dari saksi, yaitu istri korban, Rosida Hutagalung, (52) dan anak korban, Yusuf Lumbantobing, (21), saksi kainnya Ani Lestari, (50),” katanya.

Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban terang Sormin, ditemukan cairan sperma, dan pada anus korban mengeluarkan kotoran. Sedangkan pada bagian leher terdapat bekas jeratan tali. Sedangkan tanda-tanda kekerasan tidak ada ditemukan dalam tubuh korban,” terang Sormin.

Sormin pun mendambahkan, kasus dugaan bunuh diri ini masih dalam proses penyelidikan Sat Reskrim Polres Sibolga. (ril)