Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Tapanuli Tengah

Hutan Dekat Pemukiman Warga Terbakar, Warga Panik

164
×

Hutan Dekat Pemukiman Warga Terbakar, Warga Panik

Sebarkan artikel ini
Advertisement
Example 300x600
Advertisement
Keterangan foto: Kondisi hutan Tukka yang terbakar tadi malam. (batakpost.com/GUS)

Tapteng, 27/7 (Batakpost.com)- Warga Kelurahan Sipange Purba Tua, Kecamatan Tukka sempat heboh karena adanya kebakaran hutan yang dekat dengan pemukiman mereka. Wargapun bergerak cepat dibantu oleh pemadam kebakaran Tapteng memadamkan api agar jangan sampai menjalar ke pemukiman warga.

Menurut keterangan Camat Tukka, Pahala yang dikonfirmasi Kamis pagi, (27/7), menjelaskan, kejadian terjadi pada hari Rabu, (26/7) sekitar pukul 18.00WIB. Belum diketahui pasti dari mana mula api. Hanya kebakaran berawal dari bawah perbukitan sampai menjalar ke atas. Berkat kerjasama yang baik antara warga dan juga pemadam kebakaran, akhirnya api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.00WIB.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


“Tidak ada korban dalam kejadian itu. Kita berterimakasih kepada warga dan juga pihak pemadam yang bergerak cepat langsung memblok lokasi sehingga api tidak menjalar ke arah pemukiman warga. Jadi kami bersama dengan pak Kapolsek, Dan Ramil serta aparat dari Kecamatan Tukka langsung turun tangan ke lokasi dan membantu masyarakat,”terangnya.

Camat juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati kalau membakar sesuatu. Karena dalam kondisi kemarau seperti sekarang, hanya puntung rokok sajapun bisa menyebabkan kebakaran.

“Kita bersyukur juga tas hujan yang sudah turun tadi malam. Dan itu sangat membantu kawasan yang sudah terbakar,”tambahnya.

Berdasarkan amatan media ini, belakangan sudah sering terjadi kebakaran lahan atau hutan di wilayah Tapteng dan juga Kota Sibolga. Untuk itu diperlukan kewaspadaan dan tidak sembarangan untuk membakar lahan atau kebun karena bisa dengan cepat menjalar karena pohon-pohon dan dedaunan sudah kering akibat musim kemarau. (GUS)


Tinggalkan Balasan