Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Berita UtamaTapanuli Tengah

Hasil Kajian Bawaslu Tapteng Pemindahan Suara di TPS 8 Kalangan Diduga Dilakukan KPPS

615
×

Hasil Kajian Bawaslu Tapteng Pemindahan Suara di TPS 8 Kalangan Diduga Dilakukan KPPS

Sebarkan artikel ini
Rommi Preno Pasaribu selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Tapteng bersama Ketua Bawaslu Tapteng Sinta Dewi Napitupulu saat dikonfirmawi wartawan terkait pelanggaran di TPS 08 Kalangan. (Batakpost.com/red)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Tapteng, 2/4 (Batakpost.com)– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tapanuli Tengah telah melakukan kajian terkait adanya pemindahan suara di TPS 8 yang ada di Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 kemarin.

Dari kajian yang dilakukan Bawaslu, mereka menduga bahwa Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 8 Kelurahan Kalangan yang melakukan kecurangan pemindahan suara beberapa Caleg pada Pemilu 2024.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


Hal itu diungkapkan Rommi Preno Pasaribu selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Tapteng bersama Ketua Bawaslu Tapteng Sinta Dewi Napitupulu, kepada wartawan, Senin (1/4/2024) di Kantor Bawaslu di Pandan.

“Dugaan kita mereka (KPPS) pelakunya, hanya saja pengakuan belum sinkron, karena tidak ada pemeriksaan konfrontir di Bawaslu, tapi itu hanya akan dilakukan oleh kepolisian,” kata Rommi Preno Pasaribu.

Dari hasil klarifikasi yang dilakukan, lanjut Rommi, pihaknya menduga para pelaku yang terlibat dalam pemindahan suara tersebut yakni KPPS yang bertugas membuka kertas suara dan para petugas yang mencatat penghitungan suara.

Rommi menyatakan bahwa Bawaslu juga sedang mendalami keterlibatan petugas Pengawas TPS dalam kasus tersebut.

“Kita juga sedang mengkaji pengenaan pelanggaran kode etik terhadap Pengawas TPS yang bertugas di TPS 8 Kalangan itu. Apalagi Pengawas TPS tersebut tidak pernah hadir saat dipanggil untuk klarifikasi,” sebut Rommi.

Selanjutnya Baca: Rommi Menerangkan…