Berita UtamaTapanuli Tengah

Dari Daerah Setara dengan Sekolah Terbaik Dunia: SMA Matauli Sekolah SMA Negeri Pertama di Indonesia Pemegang Otoritas IB Diploma Programme

×

Dari Daerah Setara dengan Sekolah Terbaik Dunia: SMA Matauli Sekolah SMA Negeri Pertama di Indonesia Pemegang Otoritas IB Diploma Programme

Sebarkan artikel ini
Guru-guru SMA Negeri 1 Matauli Pandan bersama dengan siswa. Sekolah menjadi SMA Pertama di Indonesia Pemenang Otoritas IB Diploma Programme. (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Tapteng, 22/5 (Batakpost.com)– Meskipun lokasinya tidak berada di ibu kota negara atau di ibu kota provinsi, kemampuan sekolah ini tidak bisa dianggap remeh. Dari sejak berdiri tahun 1994, sekolah ini sudah menunjukkan kelebihan dari sekolah SMA sederajat yang ada di kawasannya. Bahkan kelebihan sekolah ini turut mendulang nama Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, tempat sekolah ini berdiri.

Niat tulus dari pendiri Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli) Akbar Tandjung dan almarhum Jenderal (TNI) Purn Feisal Tandjung yang merupakan tokoh nasional yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, terwujud sudah. Di mana para alumni sekolah ini sudah tersebar di belahan nusantara hingga luar negeri dengan berbagai posisi penting.

IKLAN
IKLAN

Meskipun demikian, SMA Negeri 1 Matauli Pandan terus berbenah dan meningkatkan kemampuan dari segala sektor. Berkat kerja sama pihak sekolah dan Yayasan Maju Tapian Nauli, sekolah ini terus diperhitungkan di kancah nasional bahkan internasional.

Salah satu prestasi yang baru diraih sekolah ini adalah, sebagai sekolah SMA Negeri pertama di Indonesia pemegang otoritas International Baccalaureate (IB) Diploma Programme. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa lembaga atau sekolah yang berada di daerah bisa setara dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia.

Kepala SMAN 1 Matauli Pandan, Deden Rachmawan menerangkan, dengan adanya pengakuan internasional tersebut maka akan membuka akses pembelajaran berstandar dunia bagi siswa SMAN 1 Matauli Pandan. Selain itu, hal ini juga akan memperkuat daya saing pendidikan SMA Negeri di tingkat global.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah negeri Indonesia mampu melampaui standar pendidikan dunia,” ujar Deden Rachmawan kepada wartawan, Kamis (21/5/2026) di Pandan.

Dijelaskan Deden, melalui pendekatan pembelajaran berbasis riset, berpikir kritis, analisis, dan perspektif internasional, lulusan SMAN 1 Matauli Pandan diharapkan lebih siap menghadapi pendidikan tinggi dan persaingan global.

Ketua Umum Yayasan Matauli Fitri Krisnawati Tandjung bersama Kepala Sekolah SMA Matauli Deden Rachmawan saat berada di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. (Batakpost.com/Ist)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menilai capaian ini sebagai bagian dari transformasi pendidikan negeri untuk mendorong SMA Negeri di Indonesia menjadi pusat pendidikan unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Sementara itu Ketua umum pengurus Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli), Fitri Krisnawati Tandjung menyampaikan, bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) yang terus memberikan pendampingan melalui peningkatan kualitas guru existing, hire guru, peningkatan kualitas sistem pendidikan dan penyesuaian fasilitas pembelajaran yang harus memenuhi standar IB.

“Di mana bapak ibu guru harus fasih berbahasa Inggris karena pengantar pembelajaran di kelas menggunakan bahasa Inggris,” ujarnya.

Dan Yayasan Matauli kata Fitri, akan terus mensupport peningkatan layanan pendidikan dalam rangka mempersiapkan lulusan SMA Negeri 1 Matauli Pandan sehingga dapat meraih pendidikan lanjutan berkualitas di seluruh dunia. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW