Bupati Taput Siapkan Antisipasi Penyebaran Covid-19 Varian Omicron,

Tapanuli Utara61 Dilihat

Taput, 8/2 (Batakpost.com)- Sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo dalam Vidcon kepada seluruh kepala daerah di Indonesia pada hari Senin 08 Februari 2022, Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama Kapolres Tapanuli Utara, Dandim 0210 TU, didampingi Sekretaris Daerah Tapanuli Utara dan beberapa Pimpinan Perangkat Daerah memberikan pengarahan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron di Tapanuli Utara.

Arahan iti disampaikan Bupati melalui zoom meeting kepada para Camat, Kapolsek, Denramil, Kepala Desa, Lurah, Kepala UPT Kesehatan, Koorwil Pendidikan, serta Kepala Sekolah dari rumah dinas di Tarutung, Selasa.

Dalam arahannya Bupati Nikson Nababan mengatakan, bahwa vidcon ini bertujuan untuk menyikapi perkembangan Covid-19 terutama varian baru Omicron.

Seperti diketahui bersama, bahwa Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibanding varian Delta. Dan sesuai pernyataan Presiden RI dalam vidcon, hal itu sudah terbukti di Kota Jakarta dan Bali.

Baca Juga:  Bupati: Bangga Inalum Ada di Tengah-tengah Masyarakat Taput

Diperkirakan penularan varian Omicron akan semakin meluas.

“Untuk mencegah penyebaran varian Omicron di wilayah Tapanuli Utara, kita harus semakin disiplin mematuhi dan melaksanakan Prokes terutama memakai masker. Saat ini kita sedang upayakan pembelian alat untuk mendeteksi jenis varian Covid-19,” kata Bupati.

Bupati menyebutkan bahwa alat deteksinya sudah sampai di RSUD Tarutung dalam waktu dua tiga hari ini.

“Seperti instruksi Bapak Presiden, yang ringan bisa diisolasi mandiri atau isolasi terpusat. Jadi saya minta kepada semua Camat dan Kepala Desa dibantu oleh Kapolsek, Denramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas untuk segera menentukan lokasi di Kecamatan atau di Desa untuk isoter, karena kita tidak tahu lonjakan ini seperti apa,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Kodim 0210/Tapanuli Utara Terima Kunjungan Kerja Wasrik Itdam I/BB

Disebutkan Nikson, di Kabupaten Tapanuli Utara akan mencoba mendirikan perumahan yang saat ini dalam tahap finishing, yang akan ditinjau Muspida. Demikian juga perumahan dan asrama perawat di RSUD Tarutung akan digunakan juga menjadi isoter khusus gejala ringan.

Sementara untuk gejala sedang dan kritis, wajib isolasi di Rumah Sakit Tarutung dan Rumah Sakit Siloam di Siborongborong.

“Kepada Camat Siborongborong perlu disampaikan juga kepada Rumah Sakit St. Lucia, bahwa yang boleh dirawat di sana adalah yang gejala ringan,” perintah Bupati.

Di kesempatan itu Bupati Nikson Nababan juga menyatakan bahwa akan disiapkan beberapa hotel yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara yang bisa menampung jika terjadi lonjakan yang tidak terkendali dalam masalah omicron.

Baca Juga:  Mulai dari Ulos, Kopi, Kacang Sihobuk, Manisan dan Lobster dari Nias Oleh-oleh Untuk Pernikahan Kahiyang-Bobby

“Bagi para Camat mari kita kontrol kegiatan masyarakat secara massive tetapi tetap memberikan kenyamanan kepada masyarakat, jangan sampai panik dan jangan sampai berhenti kegiatan ekonomi masyarakat,” ajaknya.

Dan bagi perantau yang datang ke Tapanuli Utara kata Bupati, harus betul-betul diawasi. Kemudian dia harapkan percepatan vaksin Booster di semua kecamatan terutama yang bekerja melayani masyarakat termasuk pelabuhan-pelabuhan yang ada di Muara dan bandara yang di Siborongborong.

Menutup arahannya Bupati menegaskan semangat kerja sama setiap elemen untuk berpartisipasi dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian omicron dengan mematuhi prokes mulai dari mencuci tangan, jaga jarak dan terutama menggunakan masker. (ril)