Bupati Taput Serahkan Bantuan Kemensos Untuk Masyarakat Terdampak Gempabumi Senilai 3 Miliar Lebih

Tapanuli Utara118 Dilihat

Taput, 4/10 (Batakpost.com)- Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama Direktur Perlindung Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI Drs. Iyan Kusmadiana, MPS. Sp, beserta rombongan, didampingi Kadis Sosial Bahal Simanjuntak, menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial untuk warga yang terdampak gempabumi di Tapanuli Utara.

Bantuan diberikan secara simbolis bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati, Selasa (4/10/2022).

Adapun bantuan Kementerian Sosial RI dalam rangka tanggap darurat bencana gempabumi di Kabupaten Tapanuli Utara senilai Rp 3.032.953.470 dengan rician bantuan logistik tanggap darurat sebesar Rp 2.430.499.670, bantuan santunan ahli waris, santunan luka dan bahan kontak LDP sebesar Rp 51.650.000. Bantuan Lumbung Sosial di empat kecamatan sebesar Rp 500.803.800, dan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar kebakaran sebesar Rp 50.000.000.

BACA JUGA:Rombongan Touring Korem 023/KS Peduli Korban Gempa Taput

Ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya disampaikan Bupati Taput kepada Kementerian Sosial RI dalam sambutannya.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Kementerian sosial khususnya ibu Risma atas perhatiannya ke Kabupaten Tapanuli Utara. Dan terima kasih atas respon, bantuan, dan langkah cepat Kemensos RI,” kata Nikson

Baca Juga:  Peduli Gempa Taput dan Kebakaran Pasar Sarulla, IASTA Buka Donasi Bantuan

Saat ini Lumbung Sosial Kemensos ada di empat kecamatan dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu yang menyebabkan terlambatnya distribusi bantuan.

Untuk sementara, Lumbung Sosial Kemensos sudah bisa dimanfaatkan masyarakat di Kecamatan yang terdampak gempa.

Sedangkan Tanggap Darurat dan Dapur Umum akan diperpanjang. Tenda juga akan ditambah, kata Nikson.

“Rumah penduduk yang rusak berat akan kita tangani. Ibu Mensos juga sudah meminta data-data rumah yang rusak terdampak gempa. Saya harap bantuan yang diberikan Kemensos dapat dipergunakan sebaik-baiknya,” ucap Bupati.

Sebagai tambahan, sambung Nikson, secara pribadi dia juga turut memberikan bantuan kepada warga terdampak gempa.

“Peristiwa ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya sebagai Kepala Daerah. Taput ini daerah rawan gempa, untuk itu harus ada Buffer Stock. Kepada pak Direktur mohon disampaikan kepada ibu Menteri,” pinta Nikson Nababan.

Baca Juga:  Korban Angin Puting Beliung di Siborongborong Terima Bantuan dari Bupati

BACA JUGA: Cabuli Anak Tiri Hingga Melahirkan, Pria Ini Ditangkap Saat Memakamkan Istri Keduanya

Di kesempatan yang sama, Kementrian Sosial melalui Direktur PSKBA Iyan Kusmadiana memberikan laporannya, bahwa begitu peristiwa gempa terjadi pihaknya langsung bertemu Menteri. Dan Menteri Risma langsung memerintahkan Direktur PSKBA berangkat ke Tapanuli Utara.

“Kami perlu melaporkan, bahwa kami sudah melakukan dropping logistic yang sudah kami bawa. Di antaranya tenda yang besar dan yang kecil, makanan siap saji serta kasur dan selimut,” ucapnya.

Selai itu, pihaknya juga membawa logistik sesuai arahan dari Mensos, dan membuat Lumbung Sosial untuk antisipasi rancangan ke depan jika terjadi bancana masyarakat sudah punya persediaan barang-barang kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

Dalam kesempatan tersebut hadir masyarakat yang menerima bantuan, yaitu masyarakat yang terdampak gempa bumi dengan luka berat, luka ringan dan keluarga yang meninggal. Bantuan diberikan langsung oleh pihak Kemensos RI.

Adapun besaran bantuan
santunan untuk ahli waris yang meninggal dunia dampak dari gempabumi sebesar Rp 15 juta. Untuk luka berat sebesar Rp 5 juta dan luka ringan Rp 2 juta.

Baca Juga:  Bupati Taput Kembangkan Inseminasi Buatan pada Kerbau

Kadis Sosial Taput Bahal Simajuntak menjelaskan, penerima bantuan berupa santunan dari Kemensos berjumlah 11 orang, yaitu;
Keluarga ahli waris Leo Sihombing untuk korban meninggal dunia.
Santunan korban luka berat atas nama, Chandra AP (24) warga Desa Sidagal masih dirawat di RSUD Tarutung. Elisabeth Sihombing (18) warga Sitolu Oppu, Kecamatan Pahae Jae. Febrian Manalu (21) warga Tarutung, Proklamasi Panti Hutabarat warga Desa Hapoltahan Kecamatan Tarutung.
Untuk luka ringan atas nama, Indah Lumbantobing (12) warga Tarutung, Linda (42) warga Tarutung, Rosma Hutabarat (47) warga Tarutung, Ruslan Simanjuntak (65), Pola Simanjuntak (35) warga Sipoholon dan Stevanus Sitinjak (14) warga Sipoholon.

Terkait kebakaran di Sarulla saat gempa, Menteri Risma juga memberi bantuan sembako kepada 18 keluarga pemilik kios.

Sedangkan kepada anak-anak yang trauma gempa, Direktur Iyan memberikan mainan. (ril)