Berita UtamaTapanuli Selatan

Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Tapsel Perangi Renternir Lewat Program KUR Berkah Bank Sumut

×

Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Tapsel Perangi Renternir Lewat Program KUR Berkah Bank Sumut

Sebarkan artikel ini
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu saat mengajak masyarakat Tapsel untuk memeranti rentenir lewat KUR Berkah Bank Sumut. (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Tapsel, 26/6 (Batakpost.com)– Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi rentenir, kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan BKMT Kecamatan Angkola Sangkunur yang dirangkai dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Lingkungan III Baringin, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, baru-baru ini.

IKLAN
IKLAN

Bupati Gus Irawan menyoroti tingginya beban masyarakat yang terjerat pinjaman berbunga tinggi dari lembaga pembiayaan mikro. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Bank Sumut meluncurkan program KUR Berkah sebagai solusi pembiayaan dengan bunga rendah yang ditujukan khusus bagi kelompok perempuan pelaku usaha mikro.

Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata untuk melawan praktik rentenir yang selama ini membebani ekonomi keluarga.

“Kita sedang berperang. Perang melawan rentenir melalui KUR Berkah, perang melawan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi, dan perang melawan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda,” tegasnya.

Bupati menjelaskan bahwa masyarakat yang masih memiliki pinjaman berbunga tinggi dapat mengalihkan pembiayaannya melalui KUR Berkah sehingga memperoleh bunga yang jauh lebih ringan. Ia meminta masyarakat tidak takut melunasi pinjaman lama dan beralih ke program yang lebih menguntungkan.

Selain itu, Gus Irawan juga memaparkan berbagai program ekonomi yang sedang dijalankan Pemkab Tapsel pascabencana hidrometeorologi tahun 2025. Di antaranya program pengembangan 1.000 kolam ikan, perluasan lahan jagung hingga 10.000 hektare, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi pelaku usaha dan petani.

Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tapsel menggandeng berbagai pihak guna menjamin ketersediaan bibit, pakan, akses modal, hingga pemasaran hasil produksi.

“Tidak boleh ada lagi lahan tidur yang tidak produktif. Semua harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin Tapsel bangkit lebih cepat dan tumbuh lebih kuat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Hakim Nasution menjelaskan bahwa KUR Berkah merupakan program pembiayaan kelompok khusus perempuan yang bertujuan membantu pelaku usaha mikro memperoleh akses modal dengan bunga hanya delapan persen per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman berbunga tinggi yang selama ini beredar di masyarakat.

Ia mengatakan petugas Bank Sumut akan langsung mendatangi kelompok-kelompok masyarakat untuk memberikan layanan dan pendampingan sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor bank.

Selain KUR Berkah, Bank Sumut juga menyediakan KUR sektor pertanian dengan bunga nol persen hingga Desember 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan ekonomi Tapanuli Selatan pascabencana. (red/Diskomifo)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW