Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Medan

BRIDA Medan Gelar Monitoring dan Asistensi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

118
×

BRIDA Medan Gelar Monitoring dan Asistensi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Sebarkan artikel ini
BRIDA Medan Gelar Monitoring dan Asistensi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Medan, 20/2 (Batakpost.com) – Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) Medan menggelar acara monitoring dan asistensi penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan platform Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri. Acara ini berlangsung pada Selasa (20/2/2024) di aula Dinas Komunikasi dan Informatika Medan, dihadiri oleh seluruh perwakilan perangkat daerah dan kecamatan se-Kota Medan.

Kepala BRIDA, Mansursyah, mengungkapkan bahwa Puja Indah merupakan hasil dari pengkajian, perekayasaan, pendataan, adopsi, modifikasi, dan replikasi inovasi daerah. Tujuannya adalah untuk mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik, serta mengintegrasikan inovasi dari daerah lain ke tingkat nasional.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


Mansursyah menjelaskan bahwa Puja Indah telah diatur dalam keputusan Mendagri Nomor. 000.10-351 Tahun 2023. Ia juga menyoroti bahwa aplikasi ini dikembangkan sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, dengan harapan dapat mempercepat penerapan e-government bagi pemerintah daerah.

Jonggi Tambunan, salah satu narasumber dalam acara tersebut, menyampaikan dua materi penting. Pertama adalah Kebijakan Penerapan SPBE dengan Platform Puja Indah, dan kedua adalah Kebijakan Inovasi Daerah serta Rencana Penilaian Inovasi Daerah Tahun 2024. Dia menjelaskan dasar hukum penerapan Puja Indah, serta ruang lingkup dan sasaran inovasi daerah dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam kesimpulannya, Jonggi Tambunan menyebutkan bahwa semua bentuk pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat dianggap sebagai inovasi, dengan tujuan utama untuk meningkatkan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.

Acara ini memberikan kesempatan bagi perwakilan perangkat daerah dan kecamatan untuk memahami lebih dalam tentang penerapan SPBE dengan platform Puja Indah serta pentingnya inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat terwujudnya pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Kota Medan.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS