Berita UtamaTapanuli Utara

Bayi Siapa Ini Ditemukan di Pinggir Jalan di Tapanuli Utara

496
×

Bayi Siapa Ini Ditemukan di Pinggir Jalan di Tapanuli Utara

Sebarkan artikel ini
Bayi Laki-laki yang ditemukan Syarif Pardede (45) warga Lingkungan III, Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas di Jalinsum Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara pada Jumat (25/5/2024) saat dirawat di Puskesmas. (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Taput, 28/5 (Batakpost.com)– Keturunan bagi rumah tangga sangat diharapkan. Bahkan beragam cara dilakukan agar dalam suatu rumah tangga cepat untuk  mendapatkan momongan. Namun tidak demikian sepertinya terhadap orang tua yang tega meninggalkan bayi yang baru berumur dua minggu ini. Di mana bayi laki-laki polos yang tidak mengerti apa-apa itu dibiarkan begitu saja di pinggir jalan.

Beruntung ada seorang pria yang melintas sehingga menolong bayi malang itu. Jika seandainya pria itu tidak melintas dari jalan tersebut, tidak tahu bagaimana nasib bayi yang tak berdosa itu.

Peristiwa penemuan bayi ini terjadi pada hari Jumat (25/5/2024) kemarin, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.

Adalah Syarif Pardede (45) warga Lingkungan III, Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, pria yang kebetulan melintas pagi itu sekira pukul 09.00 WIB dari kawasan itu menaiki sepeda motornya dari Padang Lawas menuju Tarutung.

Karena lelah, pria ini berhenti sejenak untuk beristirahat di sebuah pondok di pinggir Jalinsum. Saat itulah dia kaget melihat ada bayi yang tergeletak di pinggi jalan dengan alas kain seadanya. Melihat pemandangan itu, Syarif langsung bergerak dan mengambil bayi yang sedang menangis itu.

Dan secara kebetulan lewat seorang pejalan kaki bernama Tiominar Ritonga (63). Syarifpun menceritan hal itu kepada Tiominar. Keduanya pun kemudian sepakat untuk melaporkannya ke polsek Pahae Jae.

Tak berselang lama, petugas kepolisian pun tiba di lokasi dan langsung menyelamatkan bayi tersebut dengan memberikan pakaian bayi serta sarung, dan membawanya ke Puskesmas terdekat.

Dari hasil pengecekan di Puskesmas Pahae, bayi mungil itu berat badanya (BB) mencapai 3,8 kg dengan panjang 48 cm. Sedangkan usia bayi diperkirakan tidak lebih dari 2 minggu.

Ada pun langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian yaitu, melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Pemkab Taput untuk menyelamatkan masa depan bayi tersebut, sekaligus melakukan penyelidikan terhadap keberadaan orang tua kandungnya. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300