Nias, 22/10 (BatakPost)– Pembangunan infrastruktur untuk membuka keterisolasian warga pedalaman terus digeber TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Nias.
Salah satu sasaran fisik utama adalah pembukaan badan jalan baru sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan Desa Lewuoguru I dengan Desa Lewuombanua, Kecamatan Somolo-molo. Hingga Selasa (20/10/2026), progres pembukaan jalan tersebut telah mencapai 250 meter. Kawasan yang sebelumnya merupakan hutan belantara kini perlahan mulai dibelah, berubah menjadi badan jalan yang akan menjadi urat nadi baru masyarakat.
Program TMMD Kodim 0213/Nias ini diharapkan tidak hanya memperluas akses transportasi, tetapi juga mempermudah mobilitas dan mengakhiri cerita warga yang harus memutar jauh untuk beraktivitas. Kepala Desa Lewuoguru I, Faoziduhu Giawa, menyambut antusias pembangunan jalan tersebut. Ia mengatakan, jalan baru ini akan menjadi jawaban atas keluhan warga selama bertahun-tahun.
“Selama ini, warga yang hendak menuju pusat kecamatan harus menempuh perjalanan dengan memutar cukup jauh,” ujar Faoziduhu. Ia berharap, setelah jalan ini selesai 100%, warga bisa menghemat waktu perjalanan secara signifikan dan lebih mudah menjangkau berbagai pelayanan dasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga administrasi kecamatan.
Lebih dari sekadar memangkas jarak, keberadaan jalan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi rakyat.Dengan akses yang terbuka, distribusi hasil pertanian warga dari kebun ke pasar akan lebih lancar, biaya angkut lebih murah, dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat akan semakin menggeliat.
Melalui TMMD ke-130, TNI hadir tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga membangun asa. Jalan penghubung Desa Lewuoguru I – Desa Lewuombanua ini diharapkan menjadi simbol pemerataan pembangunan dan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di Bumi Nias. (red/Pendim 0213/Nias)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













