Samosir, 29/9 (Batakpost.com)– Destinasi wisata baru di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, akan bertamblah lagi dengan hadirnya Monumen Toga Gultom yang berlokasi di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu.
Di mana proses pembangunan monumen yang berbiaya Rp3,504,335,550,00 ditarget panitia rampung bulan Maret 2027 dan akan diresmikan April 2027.
Posisi monumen yang berada di perbukitan dengan hamparan langsung ke Danau Toba, menjadikan tempat ini sebagai daya tarik bagi siapa saja yang datang berkunjung ke Kabupaten Samosir yang dijuluki sebagai “Negeri Indah Kepingan Surga”.
Untuk memastikan proses pembangunan berlangsung sesuai target, Ketua Umum Parsadaan Toga Gultom Sedunia (PTGS), Padot Gultom bersama dengan DPP PTGS dan Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, melakukan pematokan fondasi pembangunan Monumen Toga Gultom, pada Jumat (25/9/2026).
Bupati Vandiko sangat mengapresiasi pembangunan Monumen Toga Gultom, karena menurutnya kehadiran monumen tersebut merupakan wujud dari kerinduan yang telah lama dinantikan dan diharapkan dapat diwujudkan dengan baik.
Untuk itulah, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Samosir, Vandiko siap mendukung pembangunan Monumen Toga Gultom. Dukungan pemerintah daerah pada prinsipnya kata Vandiko, mencakup penataan kawasan monumen, termasuk pematangan lahan serta pembangunan akses jalan yang dibutuhkan.
“Kami siap mensupport (mendukung) untuk pematangan lahan dan jalan. Namun serah terima aset harus jelas,” kata Vandiko.
Bupati yang juga keturuan dari Toga Gultom ini berharap, seluruh proses pembangunan berlangsung lancar. Nantinya, monumen itu menjadi bagian dari kawasan yang tertata sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pomparan Toga Gultom yang berkunjung.
Padot Gultom selaku Ketua Umum PTGS menyampaikan, bahwa pembangunan monumen tersebut tidak berhenti pada pembangunan sebuah struktur fisik atau proyek semata, melainkan membawa pesan sejarah dan persaudaraan.
“Monumen ini merupakan simbol sejarah, identitas, persatuan dan kebersamaan seluruh pomparan Toga Gultom yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di seluruh dunia,” ucapnya.
Keberadaan monumen ini nantinya menjadi pengingat bagi generasi penerus mengenai sejarah dan asal-usul leluhurnya. Dan ini menjadi simbol kuatnya persaudaraan antar sesama keturunan Toga Gultom.
“Kita targetkan pembangunan dapat diselesaikan pada bulan Maret 2027 dan peresmiannya April 2027,” katanya.
Selanjutnya Baca: Untuk mengejar…













