Sibolga, 13/7 (Batakpost.com)– Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga gerak cepat melakukan pelayanan kepada warga yang menjadi korban kebakaran Pasar Sibolga Nauli pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Narzy Penarik dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumbantobing yang lagi berada di Medan menghadiri malam budaya dari Pemkot Sibolga di PRSU malam itu, langsung bertolak ke Sibolga.
Dan Minggu (12/7/2026) pagi, Wali Kota langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi kios yang sudah hangus terbakar sekaligus bertemu dengan warga yang menjadi korban kebakaran.
Kehadiran Wali Kota disambut penuh harapan dari para pedagang akan nasib mereka. Wali Kota pun berjanji, pasti akan memperhatikan para korban kebakaran.
“Pemerintah Kota Sibolga hadir dan bersama dengan masyarakat yang menjadi korban kebakaran pasar ini. Saya sudah perintah instansi terkait agar segera dibuka Posko untuk melakukan pendataan korban serta barang-barang yang rusak atau terbakar. Dan saya akan berkantor di Dinas Perhubungan Sibolga yang jaraknya bersebelahan dengan Pasar Sibolga Nauli,” ujar Wali Kota.
Perintah dari Wali Kota langsung dilaksanakan instansi terkait dengan membuka Posko untu melakukan pendataan sejak Minggu siang hingga hari ini Senin (13/7/2026).
Sejak posko dibuka, posko dipadati para pedagang yang secara tertib melaporkan data kepemilikan kios maupun lapak, sekaligus menyampaikan pengaduan atas kerugian yang dialami. Pendataan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kota Sibolga dalam menyusun kebijakan penanganan, penyaluran bantuan, serta percepatan pemulihan aktivitas perdagangan pascakebakaran.
400 Kios dan 900 Pelataran Hangus Terbakar
Peristiwa kebakaran yang kembali melanda Pasar Sibolga Nauli pada Sabtu (11/7/2026) malam telah menghanguskan 400 kios dan 900 pelataran. Kebakaran itu diketahui sekira pukul 21.30 WIB yang sumber api pertama muncul dari sekitar lokasi pedagang rempah-rempah dan pedagang daging kerbau di lantai 1.
Api cepat membesar akibat angin yang berhembus kencang dan merambat hingga ke kios yang ada di lantai 2 dan 3.
Sempat terdengar suara dentuman dari dalam gedung pasar. Diperkirakan, suara tersebut berasal dari tabung gas pedagang makanan yang terbakar.
Mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkot Sibolga dibantu mobil suplay milik Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga dan mobil Damkar Pemkab Tapteng berjibaku memadamkan api yang terus berkobar.
Api mulai padam sekira pukul 5.00 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut. Untuk sementara, dari informasi yang diperoleh penyebab kebakaran karena gangguan arus pendek.
Pihak kepolisian dari Polres Sibolga masih melakukan penyidikan penyebab kebakaran tersebut. Peristiwa kebakaran ini bukan pertama kali terjadi di Pasar Sibolga Nauli. Di mana pada bulan Maret 2015 dan pada tanggal 29 Januari 2025 pasar ini pernah terbakar yang juga menghanguskan ratusan kios dan pelataran. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













