Berita UtamaSibolga

Jamil Zeb Tumori Bagikan Kisahnya Kepada Siswa SMAN 3 Sibolga: Mulai dari Buruh Bongkar Hingga Tukang Becak Demi Pendidikan

×

Jamil Zeb Tumori Bagikan Kisahnya Kepada Siswa SMAN 3 Sibolga: Mulai dari Buruh Bongkar Hingga Tukang Becak Demi Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pimpinan DPRD Kota Sibolga, Dr. (HC). H.M. Jamil Zeb Tumori, S.H., M.A.P., M.I.Kom., CAND, saat menjadi pembina upacara di SMA Negeri 3 Kota Sibolga, Senin (8/6/2026). (Batakpost.com/red)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Sibolga, 9/6 (Batakpost.com)– Filosofi yang menyebutkan “Pelaut yang tangguh tidak lahir dari laut yang tenang, melainkan dari ombak dan badai yang ganas,” tepat dialamatkan kepada Jamil Zeb Tumori yang saat ini dipercaya masyarakat Kota Sibolga sebagai pimpina DPRD periode 2024-2029.

Di mana kehadirannya di dunia politik dan menjadi pimpinan DPRD Kota Sibolga bukanlah segampang membalikkan telapak tangan. Jamil menghadapi berbagai tantangan politik bagaikan ombak laut yang kadang membuatnya terhempas ke tepian pantai. Tetapi bukan Jamil namanya, jika dia tidak sanggup mengatasi derasnya arus politik di Kota Sibolga.

IKLAN
IKLAN

Kepiawaian Ketua DPD II Partai Golkar Kota Sibolga ini dalam memainkan setiap irama politik dan dinamika kehidupan tidak datang begitu saja. Pendidikan menjadi dasar utama baginya untuk dapat melakoninya. Hal itulah yang mendasari ayah dari satu orang anak ini begitu getol untuk mengecap pendidikan hingga di usianya saat ini.

Pengalaman pendidikan itulah  yang dibagikan Dr. (HC). H.M. Jamil Zeb Tumori, S.H., M.A.P., M.I.Kom., CAND, yang telah memiliki sederet gelar akademik baik di depan dan belakang namanya kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Kota Sibolga pada upacara bendera, Senin 8 Juni 2026.

Dengan mengenakan kemeja lengan panjang warna putih lengkap dengan dasi merah maroon, Jamil mengisahkan pengalamannya dalam meraih pendidikan di “Negeri Berbilang Kaum” Kota Sibolga. Ternyata sejak usia enam tahun, Jamil telah menjadi anak yatim. Dan dia lahir bukan dari keluarga yang kaya atau anak pejabat.

Dan untuk meraih pendidikan, Jamil pernah bekerja sebagai buruh bongkar muat hingga tukang becak di Kota Sibolga. Berkat kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, Jamil pun berhasil meraih pendidikan tinggi serta dipercaya menjadi anggota DPRD selama lima periode sejak tahun 2014.

Diakui Jamil, dalam meraih semuanya itu, kegagalan demi kegagalan pernah dirasakan-nya. Dan kegagalan itu dijadikan sebagai motivasi dan proses menuju kesuksesan seperti yang diraihnya saat ini.

“Jadikanlah pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang berprestasi,” kata Jamil yang disambut dengan tepuk tangan para siswa putih abu-abu itu.

Dalam momen berharga itu, Jamil menyoroti sedikitnya tiga persoalan yang menjadi perhatian serius di kalangan generasi muda Kota Sibolga saat ini. Yang pertama; Soal kebersihan lingkungan sekolah. Kedua; Bahaya penyalahgunaan zat adiktif. Dan yang ketiga; Maraknya aksi tawuran pelajar.

Terkait penyalahgunaan zat adiktif, Wakil Ketua I DPRD Kota Sibolga ini mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sibolga Nomor: 10 Tahun 2022; Tentang Pelarangan Zat Adiktif, termasuk penyalahgunaan lem kambing. Ia menjelaskan bahwa peraturan tersebut memuat sanksi sosial bagi pelajar yang melanggar, berupa kewajiban membersihkan rumah ibadah dan fasilitas umum selama tujuh hari berturut-turut bersama orang tua.

Selanjutnya Baca: Selain itu…