Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaSamosir

Wisatawan Keluhkan Minimnya Lampu Jalan Lintas Pangururan-Tomok

×

Wisatawan Keluhkan Minimnya Lampu Jalan Lintas Pangururan-Tomok

Sebarkan artikel ini
Pelabuhan Tomok Kabupaten Samosir. (Batakpost.com/Jason Gultom)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Samosir, 31/3 (Batakpost.com)– Musim liburan lebaran 2026 telah usai, dan Kabupaten Samosir menjadi pilihan utama para wisatan untuk datang berlibur. Arus kemacetan di objek-objek wisata yang ada di “Negeri Indah Kepingan Surga” itu tak terelakkan.

Harus diakui, kemajuan pariwisata Samosir dalam beberapa tahun belakangan ini cukup pesat. Hal itu ditandai dengan hadirnya hotel berbintang di Tuktuk dan juga di Simanindo ditambah destinasi wisata baru seperti Waterfront Pangururan, Bukti Sibea-bea dan destinasi lainnya.

IKLAN
IKLAN

Kehadiran objek wisata baru ini mampu menarik perhatian wisatawan meskipun jarak tempuh ke Samosir lumayan jauh baik itu dari arah timur dan juga arah barat. Namu jika sudah tiba di lokasi, rasa lelah terbayarkan berkat keindahan alamnya.

Di balik keindahan wisatawan Samosir, ada keluhan yang disampaikan sejumlah wisatawan lokal yang datang berlibur saat lebaran yang baru saja usai. Wisatawan yang datang menggunakan kendaraan pribadi itu mengeluhkan minimnya lampu jalan sepanjang jalan lintas Pangururan ke Tomok. Padahal sepanjang jalan itu kondisi jalannya mulus namun minim penerangan.

“Hampir setiap musim liburan kami selalu datang ke Samosir ini. Namun fasilitas lampu jalan dari Pangururan-Tomok, tak kunjung ada perubahan. Seharusnya pemerintah daerah (Pemkab Samosir) lebih ngetol lagi mengajukan itu ke Kementerian PU agar dipasang lampu jalan yang memadahi,” keluh Marihot Saragih (49) warga Tapanuli Tengah.

Diungkapkannya, kondisi jalan yang sangat mulus tidak dibarengi penerangan jalan yang cukup, bisa membahayakan pengendara, apalagi sepanjang jalan dari Pangururan-Tomok ada tikungan-tikungan manis. Bagi mereka yang baru pertama kali melintasi jalan tersebut bisa berbahaya akibat penerangan jalan yang tidak memadahi.

“Sebagai wisatawan lokal tidak salah kami menyampaikan keluhan kami ini ke Pak Bupati Vandiko Gultom. Karena kami lihat beliau cukup antusias membenahi Samosir termasuk pariwisatanya. Saya yakin, bukan hanya saya yang merasakan hal itu, termasuk juga wisatawan yang lain khususnya yang membawa kendaraan pribadi,” sambungnya.

Selanjutnya Baca: Hal Senada…