Sibolga, 21/1 (Batakpost.com)– Yayasan Kemanusiaan Habitat Indonesia menyalurkan bantuan berupa Kit alat perbaikan rumah atau Recovery Shelter bagi warga Sibolga yang menjadi korban bencana alam dan tanah longsor November 2025 lalu.
Bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada Pemkot Sibolga sekaligus penandatanganan kerja sama atau MoU antara Yayasan Kemanusiaan Habitat Indonesia dengan Pemkot Sibolga yang dilangsungkan di Aula Nusantara Pemkot Sibolga, Rabu (21/1/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mengucapkan terima kasih kepada Habitat Indonesia yang telah memberikan bantuan Kit alat perbaikan rumah, serta melakukan pemetaan terhadap rumah-rumah warga korban bencana banjir dan longsor.
Diungkapkan Wali Kota, begitu bencana terjadi, Yayasan Habitat langsung hadir ke Kota Sibolga untuk melakukan pendataan. Dan hari ini, mereka datang Kembali untuk menyerahka bantuan dan juga nanti akan melakukan perbaikan rumah hingga Pembangunan rumah bagi warga yang menjadi korban bencana dan juga yang terdampak.
“Habitat hadir untuk mengrecovery atau melakukan perbaikan-perbaikan terhadap rumah yang rusak akibat bencana. Kami mengucapkan terima kasih, karena Habitat telah mewujudkan apa yang telah disampaikan,” kata Wali Kota.
Direktur Habitat Indonesia, Handoko Ngadim mengatakan, bahwa bantuan yang mereka berikan saat ini merupakan tahap awal dari target 1.000 paket yang direncanakan.
Lewat dukungan pendanaan dari para donator, Habitat Indonesia menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang terkena bencana alam. Untuk itulah mereka menjalin kerja sama dengan Pemerintah daerah untuk mendapatkan data yang akurat terkait jumlah warga yang menjadi korban dan terdampak untuk dibantu memperbaiki rumahnya.
Dijelaskan Handoko, rancangan program yang akan mereka lakukan untuk pemulihan pascabencana pada tahun pertama ini adalah, memfokuskan perbaikan rumah dan retrofitting (memodifikasi). Sementara pada tahun kedua diarahkan pada pembangunan hunian baru.
Program tersebut mencakup perbaikan dan penguatan struktur 500 rumah rusak ringan dan sedang, pembangunan kembali rumah bagi warga dengan kerusakan berat, serta pelatihan keterampilan pembangunan kembali yang menekankan peran perempuan.
Berikut ini bantuan Recovery Shelter (tempat penampungan pemulihan) yang diberikan oleh Yayasan Habitat Indonesia:
- Terpal 4×6 M (Terpauline) sebanyak 2 lembar
- Sekop (Shovel), Cangkul+gagang (Hoe), Palu/Martil sedang (Hammer) 1, dan sebuah Linggis sedang (Crowbar)
- Tali tambang 6 mm panjang 10 m (Rope) sebanyak 3 roll, sebuah Gergaji sedang (Handsaw), Paku 7 cm (3″) Nail 1 kg, Paku 10 cm (4″) Nail 1kg, Gloves/Sarung tangan kain bintik 1 lusin, Helm proyek 2, Sepatu booth 2 pasang, Kacamata safety 2, serta Karung 50 Kg (Sack) 15 lembar.
Wali Kota kemudian menyerahkan bantuan tersebut langsung kepada masyarakat perwakilan Kecamatan Sibolga Utara dan Sibolga Selatan yang merupakan wilayah terkena bencana di Kota Sibolga.
Hadir dalam acara itu, Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, Perwakilan Satradar 234/Sibolga, Perwakilan Kejaksaan Negeri Sibolga dan juga Wakil Wali Kota Sibolga dan Sekda. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













