Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Tapanuli Tengah

Sopir Angkot dan Masyarakat Ramai-ramai Daftar Aplikasi My Pertamina

486
×

Sopir Angkot dan Masyarakat Ramai-ramai Daftar Aplikasi My Pertamina

Sebarkan artikel ini
Petugas SPBU Pandan saat membantu mendaftarkan ke Aplikasi. (Batakpost.com/Jas)
Petugas SPBU Pandan saat membantu mendaftarkan ke Aplikasi. (Batakpost.com/Jas)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Pandan, 2/9 (Batakpost.com)- Para sopir Angkutan Umum (Angkot) dan pemiliki kendaraan ramai-ramai mengurus dan mendaftarkan identitas kendaraannya kepada petugas SPBU yang ada Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (2/9/2022).

Hal itu mereka lakukan karena sudah diberlakukannya sistem pengisian BBM menggunakan My Pertamina di masing-masing SPBU.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


“Sudah sejak kemarin bang kami mengurusnya, karena kami kurang paham bagaimana cara mendaftarnya. Beruntung pihak SPBU Pandan ini mau mengajari dan mendaftarkannya, makanya kami datang ke tempat ini agar angkot kami ini didaftarkan supaya bisa mendapat BBM bersubsudi,” kata Anton salah seorang sopir angkot jurusan Pandan-Sibolga kepada batakpost.com, Jumat siang.

BACA JUGA: Sikapi Pengalihan Subsidi BBM, Elemen Mahasiswa dengan Kapolres Tapteng Gelar Diskusi

Menurut penjelasan dari pihak SPBU 14225324 Pandan, N Samosir, bahwa sejak 1 September 2022 sudah diterapkan penggunaan barcode My Pertamina setiap mengisi BBM bersubsidi. Di mana setiap kendaraan roda empat ke atas, wajib memilik barcode My Pertamina, jika tidak ada, maka tidak bisa mengisi BBM bersubsidi.

Karena hal itu sudah diberlakukan kata Samosir, maka para sopir angkot dan pemilik kendaraan yang belum memiliki barcode ramai-ramai mengurus yang dibantu petugas SPBU Pandan.

“Ini adalah kebijakan kita menugaskan anggota untuk membantu mendaftarkan, karena Pertamina masih memberikan toleransi satu bulan ke depan bagi mereka yang belum memiliki barcode,” terang Samosir.

Dia pun mengakui, sejak kemarin membludak yang mendaftar sampai hari ini. Karena tidak ada cara lain selain mendaftar ke My Pertamina untuk mendapatkan BBM subsidi.

“Sebenarnya sejak bulan lalu sudah diimbau kepada masyarakat agar mendaftar ke Aplikasi My Pertamina, tetapi kurang direspon. Barulah setelah diberlakukan kemarin, masyarakat ramai-ramai mengurusnya sampai sekarang,” tukasnya.

BACA JUGA: Antrian di SPBU Pandan Terus Berlanjut

Disampaikan Samosir, masyarakat juga bisa mendaftarkan sendiri ke My Pertamina tidak harus datang ke SPBU. Hanya saja, bagi mereka yang tidak memiliki android atau kurang mengerti caranya, bisa ditanyakan atau dibantu untuk mendaftarkan.

Amatan di lokasi, akibat diberlakukannya sistem barocede ini, proses pengisian BBM menjadi lambat dan mengakibatkan terjadinya antrean panjang. (Jas)