Tapteng, 10/1 (Batakpost.com)- Perhatian dan bantuan dari tokoh masyarakat Tapanuli Tengah (Tapteng) yang juga mantan Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani sangat dirasakan masyarakat Tapteng dan Kota Sibolga yang menjadi korban bencana alam yang terjadi pada tanggal 25 November 2025 lalu.
Bakhtiar Sibarani langsung mengerahkan bantuan berupa alat berat (Excavator), membuka dapur umum, memberikan bantuan sembako, menimbun badan jalan dan juga memberikan bantuan materi untuk masyarakat.
Bukan itu saja, Bakhtiar turun langsung ke lokasi-lokasi banjir dan memberikan dukungan serta semangat kepada masyarakat dan juga bantuan lainnya.
Pengusaha muda asal Barus ini pun mengajak para putra daerah dari Sibolga dan Tapanuli Tengah yang berada di perantauan yang memiliki rezeki, untuk dapat membantu masyarakat yang menjadi korban atau terdampak bencana alam dan tanah longsor di kedua daerah.
“Tak bosan-bosannya kami mengajak seluruh putra daerah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah yang berada di perantauan, untuk dapat membantu saudara-saudara kita yang berada di kampung halaman agar dapat mempercepat pemulihan pasca bencana,” tulis Bakhtiar dalam akun facebooknya, Sabtu (9/1/2025).
Lebih lanjut Bakhtiar menuliskan ucapan terima kasih atas selesainya normalisasi sungai yang berada di Kecamatan Tapian Nauli tepatnya di Desa Mela I dan II.
Semoga normalisasi sungai itu dapat bermanfaat bagi warga Mela terkhusus yang tinggal di sekitaran sungai.
“Alhamdulilah normalisasi sungai yang ada di Kecamatan Tapian Nauli Tepatnya di Desa Mela 1 dan Mela 2 telah selesai. Semoga dapat bermanfaat bagi warga Mela terkhusus yang bertempat tinggal di sekitar sungai yang telah di normalisasi dan juga semoga tak ada lagi banjir susulan,” tulisnya.
Disebutkan mantan Ketua DPRD Tapteng itu, bahwa Jumat (8/1/2026) malam, alat berat bantuannya langsung dibawa menuju Kecamatan Barus usai melakukan normalisasi di Desa Mela I dan II untuk menambah alat berat bantuannya yang sudah ada di Kecamatan Barus sebanyak 2 unit.
Dengan demikian kini ada 3 unit alat berat melanjutkan kegiatan normalisasi di Sungai Aek Sirahar guna mempercepat pemulihan pascabencana di kampung halamannya Barus.
Bakhtiar berharap, dengan adanya normalisasi Sungai Aek Sirahar masyarakat yang ada di Barus tidak terlampau khawatir lagi. Dan dia juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga jembatan Hamzah Al-Fansuri yang menghubungkan beberapa desa (Desa Kampung Mudik, Bungo Tanjung, Kinali dan Ujung Batu) yang ada di Barus.
Jembatan yang dibangun Bakhtiar di masa kepemimpinannya sebagai Bupati Tapteng menjadi akses perekonomian dan transportasi masyarakat. Untuk itulah dia meminta agar jembatan tersebut dijaga karena kalau sempat terjadi sesuatu maka dibutuhkan biaya yang lumayan dan juga waktu.
“Tentu apa yang kami berikan dan perbuat ini tidaklah seberapa. Namun doa kami semoga Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga cepat pulih, dan kita selalu dalam keadaan sehat serta selalu dalam lindungan Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa,” tulisnya.
Dan dia pun tidak lupa mengimbau semua masyarakat agar jangan saling menyalahkan satu sama lain tetapi terus untuk bersama membangun Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













