Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaNasional

Satgas Kemendagri Turun ke Sibolga Lakukan Pendataan Kerugian, Elfin Elyas: Apresiasi Sistem Pendataan dan Langkah Penanggulangan Pemkot Sibolga

×

Satgas Kemendagri Turun ke Sibolga Lakukan Pendataan Kerugian, Elfin Elyas: Apresiasi Sistem Pendataan dan Langkah Penanggulangan Pemkot Sibolga

Sebarkan artikel ini
Satgas Kemendagri tiba di Sibolga melakukan pendataan akibat bencana banjir dan longsor, Kamis (11/12/2025). (Batakpost.com/Ist)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Sekaitan dengan itu, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Narzry Penarik langsung memparkan data-data yang dibutuhkan oleh Satgas Kemendagri melaui Sekda Herman Suwito. Dalam pemaparan data, Sekda menjelaskan secara rinci berapa jumlah korban jiwa, baik yang meninggal, hilang, yang dirawat di rumah sakit dan juga jumlah yang mengungsi. Demikian juga data kerusakan bangunan, kerusakan infrastruktur beserta volumenya.

Bukan itu saja, Sekda juga menjelaskan langkah-langkah penanggulangan yang dilakukan Pemkot Sibolga terhadap korban.

IKLAN
IKLAN

Menyaksikan laporan serta data yang terperinci dari Pemkot Sibolga, Satgas Kemendagri langsung mengapresiasi sistem pendataan dan pelaporan Pemkot Sibolga.

“Ini sudah cukup lengkap, dan kami sangat terbantu dengan sistem pelaporan seperti ini. Karena dari data laporan inilah nanti besaran anggaran yang akan ditampung dan dikucurkan ke daerah masing-masing untuk proses perbaikan,” kata Elfin Elyas Nainggolan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan kepada Kemendagri yang telah turun langsung ke Kota Sibolga melakukan pendataan. Dia berharap bantuan perbaikan infrastruktur untuk Kota Sibolga. Dan secara khusus Wali Kota meminta agar bantuan dana transfer ke daerah (TKD) untuk kota terdampak bencana tidak dipotong atau dinormalkan.

“Kami memohon Pak, agar dana transfer ke daerah (TKD) untuk kota dan kabupaten yang terkena bencana tidak dipotong Pak atau dinormalkan saja,” pinta Wali Kota Syukri seraya menambahkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga masih menghadapi keterbatasan anggaran, terutama di tengah kondisi defisit, sehingga membutuhkan dukungan pemerintah pusat.

Selanjutnya Baca: Untuk Diketahui…