Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Berita UtamaEkonomi

RI Produksi Baterai Kendaraan Listrik Mulai Tahun Depan

587
×

RI Produksi Baterai Kendaraan Listrik Mulai Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Baterai Kendaraan Listrik yang akan mulai diproduksi tahun depan. (Int)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Jakarta, 13/1 (Batakpost.com)- Pemerintah terus mendorong pembangunan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Salah satunya ialah melalui produksi baterai kendaraan listrik.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, produksi baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia ditargetkan akan mulai pada tahun 2024. Hal itu disampaikan Bahlil usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


Bahlil menuturkan, produksi baterai kendaraan listrik bakal mulai berjalan pada semester I tahun depan.

“Kita sudah membuat beberapa formulasi bahwa pembangunan ekosistem baterai mobil terus berjalan. Dan direncanakan tahun 2024 produksi kita sudah mulai berjalan di semester pertama 2024 yang dibangun oleh LG di Karawang,” ucap Bahlil dalam keterangannya, Jumat (13/1/2023).

Bahlil melanjutkan, konstruksi ekosistem kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir antara LG Electronics dan Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) akan dimulai pada tahun ini.

Selain itu, Bahlil menuturkan pemerintah saat ini sedang mengatur formula pemanis (sweetener) untuk membangun industri kendaraan listrik yang kompetitif. Bahlil menekankan, pembangunan ekosistem kendaraan listrik dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Menyangkut dengan mobil, dengan motor, kita lagi mengatur formulasinya tentang sweetener, model apa yang paling pantas dan kompetitif untuk bisa kita bangun. Jadi ke depan yang kita bangun itu adalah ekosistem pembangunan EV dan motor itu ranah penciptaan lapangan pekerjaan,” ujarnya. (dtc)