Presiden Joko Widodo Diundang Hadir Pada Acara Sentralisasi Keuangan HKBP Sekaligus Sinode Agung

Tarutung, 1/3 (Batakpost.com)-  Presiden Republik Indonesia, H. Ir Joko Widodo menerima kunjungan Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar bersama dengan pimpinan HKBP lainnya di Istana Bogor, Rabu (23/2) lalu.

Pertemuan yang digelar tertutup itu membahas agenda pelayanan HKBP utamanya di Tahun Kesehatian 2022 sebagai tindak lanjut dari Tahun Pemberdayaan tahun 2021 yang telah dilaksanakan.

Demikain disampaikan Ephrous HKBP, Pdt Dr. Robinson Butarbutar kepada batakpost.com lewat pesan Whatsapp beberapa waktu lalu.

“Kami mewakili seluruh warga dan pelayan HKBP berterima kasih atas berkenannya Presiden RI, Bapak H. Ir Joko Widodo menerima kami bersama Sekjen, Kadep Koinonia dan Kadep Diakonia di Istana Bogor. Bapak Presiden menerima kunjungan kami didampingi Mensekneg, Bapak Prof Pratikno dan Menko Marves, Bapak Luhut Binsar Panjaitan,” tulis Ephorus.

Disamping memperkenalkan diri, pimpinan HKBP melaporkan kinerja mereka pada Tahun Pemberdayaan 2021, termasuk pemberdayaan Universitas, Sekolah, Rumah Sakit, dan Pelayanan sosial khususnya untuk kaum difabel hasil kerja sama HKBP dengan Mensos, Risma.

Baca Juga:  Majukan IKM Taput, Satika Simamora Dianugerahi Upakarti Tahun 2022 Oleh Menteri Perindustrian

Ephorus juga secara resmi mengundang Presiden Joko Widodo untuk berkenan hadir pada acara launching Sentralisasi Keuangan HKBP pada Sinode Agung tanggal 24-27 Oktober 2022, dalam tema Pelayanan Tahun Kesetiaan 2022.

Dalam pertemuan itu, Ephorus juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah yang menyukakan hati warga dan pelayan HKBP di seluruh negeri, juga oleh anak-anak bangsa seperti dibuktikan oleh survey Balitbang Kompas, yaitu, 73,9 persen tingkat kepuasan publik atas kinerja pemerintah di bidang menyejahterakan sosial, politik, hukum, penegakan hukum, dan perekonomian, serta secara khusus dalam keberhasilan pemerintah menyelaraskan bidang kesehatan dan perekonomian di dalam menghadapi Pandemi Covod-19, yang menurut pengamatan HKBP telah mendapat pujian para pemimpin dunia termasuk dari negara-negara maju.

HKBP juga mengapresiasi usaha Presiden Joko Widodo memajukan negeri termasuk Sumatera Utara, secara khusus kawasan Danau Toba, di mana pemerintah membangun infrastruktur, kesiapan budaya pariwisata, dan HKBP telah turut terlibat di dalamnya dengan bekerja sama dengan Badan Penyelenggaran Otorita Danau Toba (BPODT).

Baca Juga:  Anda Penderita Katarak Tidak Punya Dana Untuk Berobat? Hubungi Nomor 081375739040
Ephorus HKBP bersama dengan rombongan didampingi Menko Marves usai memberikan cindera mata kepada Presiden berupa ulos Batak. (Ist)

Ephorus juga mendukung usaha Presiden menyelaraskan pembangunan infrastruktur di kawasan Danau Toba dengan upaya pelestarian lingkungan, serta memohon agar Presiden menindak para pelanggar Undang-undang menyangkut lingkungan hidup di kawasan Danau Toba.

Demikian juga dengan blusukan yang dilakukan Presiden, juga mendapat apresiasi dari pucuk pimpinan HKBP. Menurutnya, keteladanan Presiden melakukan blusukan untuk mengetahui kondisi masyarakat yang dilayani patut untuk ditiru. Dan hal itu juga diperankan Ephorus dengan kunjungan ke jemaat-jemaat terpencil pada tahun 2021.

Atas laporan yang disampaikan Ephorus, Presiden Joko Widodo menyambut baik dan mengapresiasi pertemuan tersebut.

“Bapak Presiden menyambut baik pertemuan kami. Beliau menyampaikan apresiasi karena HKBP telah ikut menyelenggarakan vaksinasi bersama pemerintah. Bapak Presiden juga akan membantu HKBP melakukan tugas-tugasnya pada Tahun Kesehatian. Pelaksanaan praktis topangan itu diserahkan kepada Menko Marves, Bapak Luhut Binsar Panjaitan,” terang Epohorus.

Baca Juga:  BPKPAD Tapanuli Utara Juara 1 Festival Paduan Suara Antar Instansi

Presiden juga meminta HKBP terus melanjutkan kerja sama dengan pemerintah melayani masyarakat, seperti di kawasan Danau Toba untuk mengembalikan marwah keindahan Danau Toba dan menyejahterakan warga masyarakat, dan melestarikan lingkungan hidup.

“Bapak Presiden akan memperhatikan permintaan dari HKBP tentang pentingnya tindakan bagi para perusak lingkungan hidup. Terkait undangan agar Bapak Presiden berkenan hadir pad acara Launching Sentralisasi Keuangan sekaligus Sinode Agung HKBP bulan Oktober mendatang, Bapak Presiden berjanji akan hadir untuk memberikan semangat. Bahkan beliau meminta kepada kami agar mengingatkan pelaksanaan Sinode Agung tersebut,” tulis Ephorus.

Turut bersama Ephorus diterima Presiden, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, Kepala Departemen (Kadep) Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kadep Diakonia, Pdt. Debora Sinaga. (red/ril)