Medan

Penanggulangan Kemiskinan di Medan Diperkuat Melalui Pendekatan Holistik

84
×

Penanggulangan Kemiskinan di Medan Diperkuat Melalui Pendekatan Holistik

Sebarkan artikel ini
Penanggulangan Kemiskinan di Medan Diperkuat Melalui Pendekatan Holistik
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Medan, 2/7 (Batakpost.com) – Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Medan tidak hanya mengandalkan program perlindungan sosial dan kesejahteraan semata, tetapi juga melalui pendekatan holistik yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Medan sebagai tanggapan terhadap Pemandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Medan Tahun 2025-2045. Bobby Nasution menjelaskan bahwa pendekatan holistik ini bertujuan untuk mengatasi akar penyebab kemiskinan dengan meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas, menciptakan lapangan kerja yang layak, menyediakan layanan kesehatan terjangkau, serta mengimplementasikan strategi pengembangan ekonomi yang terintegrasi.

“Sasaran kami adalah mencapai angka kemiskinan nol persen pada tahun 2045 melalui langkah-langkah konkret yang telah dirancang,” ujar Bobby Nasution.

Selain itu, dalam menjawab saran terkait akselerasi pertumbuhan ekonomi untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bobby Nasution menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menciptakan iklim UMKM yang kondusif dan kompetitif. Upaya ini termasuk dalam kerangka kebijakan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam RPJPN 2020-2024, dengan dukungan pengembangan kapasitas kewirausahaan dan insentif fiskal yang berorientasi ekspor.

Di bidang infrastruktur, Bobby Nasution mengakui bahwa Pemko Medan sedang berfokus untuk memperbaiki kondisi kota melalui pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jalan serta drainase di seluruh kecamatan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak banjir dan mempertahankan kondisi jalan yang baik.

Terkait dengan pengawasan terhadap anggaran infrastruktur, Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemko Medan melakukan pengawasan secara intensif untuk memastikan bahwa pekerjaan fisik sesuai dengan perencanaan dan pelaksanaannya dilaporkan secara rutin.

Sidang paripurna tersebut juga mencatat respons dari berbagai fraksi terkait gambaran infrastuktur untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan rekomendasi terkait pembangunan kota yang dijadikan acuan dalam RPJPD.

Untuk informasi lebih lanjut, akan dilaporkan lebih detail pada sidang berikutnya pada tanggal 30 Juli mendatang.(int)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

banner 325x300