Medan

Penabuhan Rapai Tandai Dibukanya Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi di Kota Lhokseumawe, Aceh

80
×

Penabuhan Rapai Tandai Dibukanya Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi di Kota Lhokseumawe, Aceh

Sebarkan artikel ini
Penabuhan Rapai Tandai Dibukanya Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi di Kota Lhokseumawe, Aceh
Example 300x600

Medan, 19/11 (Batakpost.com) – Penabuhan Rapai, alat musik tradisional Aceh, menggema di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Aceh, pada hari Minggu (19/11/2023), menjadi tanda resmi dibukanya Sarasehan UMKM Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Acara ini diselenggarakan dengan semarak dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan dari berbagai kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi.

Penabuhan Rapai ini dilakukan oleh Muhammad Sofyan, Sekretaris Komwil I Apeksi, yang mewakili Ketua Komwil I, Bobby Nasution, serta dihadiri oleh Walikota Lhokseumawe, Imran, perwakilan PJ Gubernur Aceh, PJ Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, Wali Kota Pematang Siantar, Susanti Dewayani, dan perwakilan dari berbagai kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi.

Lebih dari puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan dari 24 kota, mencakup 5 provinsi yaitu Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau, turut serta dalam kegiatan Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi. Pada kesempatan ini, juga terlibat UMKM binaan Pemko Medan melalui Dinas Koperindag Kota Medan.

Selain pameran UMKM, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 November 2023 ini juga menampilkan seminar dan talk show UMKM, serta dihiasi oleh berbagai atraksi seni budaya. Ratusan masyarakat memadati sekitar arena kegiatan, memberikan dukungan dan antusiasme yang tinggi.

Muhammad Sofyan, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi adalah bagian dari program kerja Komwil I Apeksi yang telah ditetapkan di Kota Batam. Tujuannya adalah membantu anggota untuk mempercepat pelaksanaan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi kerjasama antar Pemerintah Daerah.

“Sarasehan UMKM ini sebagai wadah untuk membantu anggotanya mempercepat pelaksanaan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi kerjasama antar Pemerintah Daerah,” ujar Muhammad Sofyan.

Dalam acara ini, pemateri dan narasumber berasal dari Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Kepala Bank Indonesia Kota Lhokseumawe, universitas Malikussaleh Lhokseumawe, dan Kepala KPP Pratama Kota Lhokseumawe turut berkontribusi dalam seminar dan talk show UMKM. Maulid Akbar, ceramah, kenduri Maulid, perlombaan, dan panggung hiburan juga menjadi bagian dari rangkaian acara.

Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran, menyatakan kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan sarasehan UMKM Konwil I Apeksi di kota ini. Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah berharga untuk bertukar pengalaman dan ide inovatif guna meningkatkan pembangunan ekonomi kota Lhokseumawe, dengan melibatkan UMKM dari berbagai kota di Aceh dan Sumatera Utara.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan sarasehan ini bisa melahirkan ide yang positif untuk memajukan UMKM dalam memasarkan produknya antar daerah, pihaknya juga sangat terbuka kepada pihak manapun untuk menggelar berbagai even di kota Lhokseumawe sehingga kedepan daerah ini menjadi lebih maju,” tambahnya.

Pj Wali Kota Lhokseumawe, bersama dengan Asisten Pemerintah dan Sosial, dan Wali Kota lainnya, turut meninjau stand Expo UMKM di area Sarasehan, termasuk meninjau stand UMKM binaan Pemko Medan.

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS