Berita UtamaLintas Sumut

Nikson Nababan Disambut Hangat Masyarakat Karo di Pesta Tahunan Guro-Guro Aron

99
×

Nikson Nababan Disambut Hangat Masyarakat Karo di Pesta Tahunan Guro-Guro Aron

Sebarkan artikel ini
Nikson Nababan mantan Bupati Taput dua periode dalam suatu kegiatan di Taput. Minggu lalu Nikson disambut hangat di Desa Lau Peradep, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, dalam kegiatan Guru-guro Aron. (Batakpost.com/red)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Karo, 2/7 (Batakpost.com)– Kehadiran Bakal Calon Gubernur Sumut Dr Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama rombongan di Desa Lau Peradep, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo disambut hangat masyarakat desa dengan suasana kekeluargaan, pada Jumat (28/6/2024) lalu.

Ketua Panitia Pesta Tahunan Gendang Guro-Guro Aron, Ranzez Sembiring bersama Kepala Desa Lau Peradep, Anthony Ginting langsung mendampingi Nikson Nababan menuju tempat acara pesta yang sudah dipadati oleh ratusan masyarakat.

“Saya sangat senang sekali bisa sampai ke tempat ini meskipun kehadiran saya tadi terlambat tiba di acara ini. Mohon dimaklumi dan kami pun sangat bangga dapat hadir ke tempat ini,” sebut Nikson.

Nikson mengatakan jika kehadirannya di acara tersebut guna bersilaturahmi agar lebih dekat dengan masyarakat.

Nikson Nababan mengungkapkan, keberhasilannya ketika pertama kali menjadi Bupati Taput, dengan mulai membenahi infrastruktur desa. Selanjutnya membenahi pelayanan kesehatan dan pendidikan, termasuk menambah satu bulan tunjangan bagi ASN yang tinggal di daerah terpencil.

Untuk peningkatan lahan pertanian, Nikson mengaku di kepemimpinannya itu sebanyak 6.000 hektare lahan tidur berhasil dimanfaatkan dan menghasilkan bagi masyarakat desa dan petani.

Demikian juga soal pupuk, Nikson Nababan membuat kebijakan setelah panen baru dibayar. “Petani kita sudah berhutang, jadi harus kita bantu secara intens. Itulah salah satu strategi untuk meningkatkan pertanian di Taput yang saya lakukan,” ujar politisi PDIP itu.

Dalam hal kesehatan, Nikson pun menyebut rumah sakit juga didorong dengan faskes yang layak dan memadai.

Dijelaskan lagi, bidang pendidikan juga tak kalah pentingnya. “Sekolah unggulan harus kita ciptakan. Karena peserta didik kita ada yang unggul di formal, ada juga untuk informal,” sebutnya.

Selanjutnya Baca: Visi…

banner 325x300