Nikson Akan Pasarkan Kemenyan Lewat Aplikasi

Taput, 15/3 (Batakpost.com)- Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan terus berupaya mencari jalan agar perekonomian masyarakatnya meningkat. Secara khusus bagi masyarakat Taput yang berpenghasilan dari kemenyan.

Karena sebagaimana diketahui, bahwa kemenyan sangat subur di Kabupaten Tapanuli Utara, dan sudah menjadi komoditi unggulan dari tahun ke tahun.

Untuk membahas upaya pemasaran dari hasil kemenyan ini, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan berdiskusi dengan para petani kemenyan dan juga dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Diskusi santai ini digelar di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara, Sabtu (12/3).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tapanuli Utara telah menerima kami untuk berdiskusi mengenai tanaman kemenyan,” ujar Roganda Simanjuntak selaku Ketua AMAN dalam diskusi itu.

Baca Juga:  Pj Bupati Tapteng bersama Fokopimda Hadiri Rakor TPID Sumut

Dikatakan Roganda, bahwa kemenyan merupakan komoditi yang sangat berpengaruh dalam mensejahterakan masyarakat Tapanuli Utara, terlebih kemenyan sudah ditanam dari dulunya. Untuk itulah dia mengharapkan bimbingan dan dukungan dari Bupati Taput untuk kemandirian dan peningkatan penghasilan serta pemasaran kemenyan tersebut.

BACA JUGA: Pemkot Padangsidimpuan Siapkan Rp1 Miliar Iuran Jamsostek Bagi 5.000 Tenaga Rentan

Menanggapi hal itu, Bupati Nikson menyambut baik dengan digelarnya diskusi bersama dengan para petani kemenyan yang dari Kecamatan Parmonangan, Adiankoting, Garoga, Pangaribuan dan Pahae.

“Ini sudah tepat hadir untuk diskusi kepada saya langsung. Saya apresiasi kedatangan AMAN dan petani kemenyan untuk berdiskusi secara terbuka,” sambut Ketua DPC PDI Perjuangan Taput itu.

Baca Juga:  Sisir Daerah Perbatasan dan Pedalaman, Kejari Sibolga Antarkan 450 Paket Sembako

Diakuinya, bahwa kemenyan salah satu komoditi unggulan yang ada di Tapanuli Utara sehingga perlu keseriusan para petani untuk mengembangkannya.

“Saya sebagai Kepala Daerah sudah mendengarkan dan menampung keluhan para petani kemenyan kita, hingga saya berusaha keras untuk melakukan yang terbaik untuk itu,” ujarnya.

Menurut Nikson, ada pun upaya yang sudah dilakukannya, membuka akses jalan untuk para petani kemenyan agar tidak susah lagi untuk mengangkut hasil kemenyan.

BACA JUGA: Bupati Nikson Minta ASN Lapor SPT Tahunan dengan Benar dan Tepat Waktu

Baca Juga:  BI Sibolga Sosialisasikan Cinta Bangga Paham Rupiah kepada GenBI, Pokdarwis, Pedagang di Objek Wisata Anggar Sibolga

Sedangkan untuk masalah harga, Nikson mengajak agar para petani kompak dan bekerja sama dengan pemerintah untuk memperjuangkan harga.

“Karena kita punya Asosiasi, kita dapat bersinergi mempromosikan kemenyan melalui aplikasi online yang sedang kita kembangkan, yaitu “Aplikasi Buka Lapo,” kata Bupati.

Di aplikasi tersebut petani dapat mengupload kemenyan-nya dan memberikan harga sehingga tengkulak tidak lagi mempermainkan harga.

Dalam diskusi itu pun Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tetap mendukung para petani kemenyan. Dan secara pribadi, dia menyampaikan rasa bangganya karena mau berdiskusi secara terbuka untuk kepentingan masyarakat Tapanuli Utara. (ril)