Mengenal Simbol dan Tradisi Saat Merayakan Tahun Baru Imlek

Waspada, jenaka, berpikiran cepat, dan cerdik. Itulah beberapa kata yang digunakan untuk menggambarkan hewan Zodiak China tahun ini.

Bisakah Anda menebak binatang apa itu?

Selamat tinggal Tahun Macan, jutaan orang di seluruh dunia bersiap untuk merayakan Tahun Kelinci.

Kapan Tahun Baru Imlek?

Dirayakan di China sejak ribuan tahun lalu,Tahun Baru Imlek didasarkan pada kalender yang menggunakan siklus bulan dan matahari untuk menentukan penanggalan.

Artinya, tanggal Tahun Baru Imlek bervariasi dari tahun ke tahun karena mengikuti siklus bulan tersebut.

Pada tahun 2023, Tahun Baru Imlek akan jatuh pada 22 Januari, ditandai perayaan selama beberapa hari dan berakhir pada 5 Februari, dengan Festival Lampion.

Siapa saja yang merayakan Tahun Baru Imlek?

Komunitas Tionghoa dan diasporanya bukan satu-satunya yang merayakan Tahun Baru Imlek.

Di banyak negara Asia lainnya, termasuk Vietnam, Korea, Singapura, Indonesia, dan Malaysia, meskipun secara umum ada tradisi yang sama, namun tetap memiliki identitas budaya masing-masing negara.

Baca Juga:  Dari Mantan Kapolsek Melaju ke Kursi Legislatif

Bagi orang Vietnam misalnya, Tahun Baru Imlek kali ini akan menyambut Tahun Kucing.

Bagi orang Tionghoa, Korea, Taiwan, dan mereka yang tinggal di Hong Kong, tahun itu adalah Tahun Kelinci.

Orang Korea dan Vietnam juga menikmati perayaan tahun baru saat mereka merayakan Seollal dan Tt.

Meskipun adat istiadat, ritual, dan lamanya perayaan berbeda-beda, satu hal yang tetap benar: perayaan ini untuk menghormati awal yang baru.

Temukan apa hewan zodiakmu

Ada 12 hewan yang mengikuti siklus 12 tahun yang berulang dan mengikuti urutan berikut:

Tikus, Kerbau, Harimau, Kelinci/Kucing, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi.

Hewan-hewan dalam zodiak China melambangkan hubungan mendalam dengan warisan budaya kuno negara tersebut, masing-masing memiliki tempat unik dalam sejarah, mitologi, dan adat istiadat China.

Baca Juga:  Soal Suka Main Judi dan Utang Miliaran, Delon : Urusan Pribadi Aku!

Makanan khas Imlek

Bukan hanya dekorasi yang membutuhkan perencanaan matang. Pesta perayaan Imlek selama berhari-hari juga diatur dengan cermat.

Selama beberapa hari dimulai pada Malam Tahun Baru orang menikmati makanan dengan makna simbolis, baik berdasarkan penampilan maupun asosiasi kata.

Pangsit dan lumpia, misalnya,mewakili kekayaan karenadianggap menyerupai batangan perak dan emas batangan.

Salah satu hidangan yang biasanya Anda temukan di Tahun Baru Imlek adalah ikan kukus.

Sesuai kebiasaan, Anda harus memakan bagian tengah ikan dan meninggalkan kepala dan ekornya untuk hari berikutnya, hari pertama tahun baru.

Ini menandakan surplus tahun sebelumnya mengalir ke tahun baru dan membawa lebih banyak rejeki.

Jeruk keprok dan jeruk manis juga merupakan simbol keberuntungan karena pelafalan akar kata bahasa Tionghoa terdengar seperti kata sukses.

Bagaimana Tahun Baru Imlek Dirayakan?

Pertunjukan tarian singa dan naga atau barongsai, pameran kuil, berbelanja di pasar bunga hanyalah beberapa aktivitas yang dapat Anda saksikan.

Baca Juga:  Mari Manfaatkan Periksa Kanker Serviks Gratis

Penari barongsai berparade di jalanan untuk mengusir roh-roh jahat dan mengundang keberuntungan, sekaligus menghibur penonton.

Di beberapa kota, pada musim ini terlihat pertunjukan kembang api yang mempesona, bersama dengan semburan petasan, untuk menandai acara khusus tersebut.

Rumah-ramah dan jalanan sering dihiasi dengan dekorasi berwarna merah, seperti spanduk, lampion, dan ornamen.

Merupakan kebiasaan mengunjungi kuil untuk berdoa bagi tahun yang baik dan keberuntungan sambil membakar dupa dan mempersembahkan makanan kepada leluhur.

Amplop merah (angpao) berisi jumlah keberuntungan diserahkan kepada yang berusia lebih muda dan belum menikah dari kakek nenek, orang tua, dan kerabat mereka yang sudah menikah.

Orang Korea dan Vietnam juga memiliki praktik serupa, di mana orang tua akan memberikan angpao kepada anak-anaknya. (dtc)