Medan, 19/1 (Batakpost.com)– Sebanyak 248 kepala sekolah (Kepsek) jenjang SMA, SMK dan SLB Negeri se-Sumatera Utara, menerima Surat Keputusan (SK) penugasan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (19//2025). Kegiatan ini diikuti secara daring di Cabang Dinas Pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan itu Gubernur mengingatkan para Kepsek, agar jangan ada pungutan liar (Pungli) lagi di sekolah.
“Saya minta tolong benar-benar pahami manajemen keuangan, agar tidak ada lagi kasus-kasus keuangan di sekolah, agar tidak ada lagi pungli-pungli, tidak ada lagi anak yang terbebani pendidikannya karena biaya,” tegas Bobby.
Dan untuk mengurangi beban peserta didik, Gubsu menargetkan pada tahun 2029 seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri di Sumut digratiskan biaya sekolahnya. Bahkan, target tersebut diharapkan dapat dimajukan menjadi tahun 2027 atau 2028.
“Target kita 2029, seluruh sekolah di Sumut harus sudah bisa gratis. Tahun ini selain di Nias, kita tambah lagi lima di daerah terdampak bencana, jadi harusnya bisa maju lagi. Karena tahun ini sudah ditambah jadi bisa maju di 2027 atau 2028,” kata Bobby.
Selain itu, Bobby juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas peserta didik di Sumut. Menurutnya, kualitas siswa masih perlu terus ditingkatkan, yang tercermin dari nilai penerimaan mahasiswa baru di universitas serta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Maka tim pengajar, guru-guru semua harus bisa memahami dan mengetahui mekanisme belajar agar nilai average rendah di Sumut bisa meningkat,” kata Bobby.
Terakhir, Bobby berpesan agar para kepala sekolah dapat bekerja dengan baik serta menjalankan seluruh target dan capaian visi misi Pemerintah Provinsi Sumut. Hal tersebut akan menjadi dasar penilaian kinerja.
“Selamat bertugas, mudah-mudahan tanggung jawab yang diberikan membawa kebaikan bagi anak didik,” ujar Bobby.
Adapun rincian 248 kepala sekolah tersebut terdiri dari 161 kepala SMA, 80 kepala SMK, dan 7 kepala SLB.
Sementara itu untuk Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Sibolga-Tapanuli Tengah yang dipimpin Kacabdis Ahmad Dasuki Siregar, ST, ada 16 kepala sekolah yang menerima SK penugasan, di antaranya;
- Zulfahmi Harahap, S.Pd, sebagai Kepala SMA Negeri 1 Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah
- Bahrul Siregar, S.Pd.I, M.Pd, sebagai Kepala SMK Negeri 1 Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah
- Simon Peres Marbun, S.Pd, sebagai Kepala SMA Negeri 3 Kota Sibolga
- Masdiani Sihaloho, S.Pd.Si, sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah
- Ronatha Situmeang, S.Pd, sebagai Kepala SMA Negeri 1 Kolang Kabupaten Tapanuli Tengah
- Rusli Efendi, S.Pd, sebagai Kepala SMA Negeri 1 Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah
- Robinson Manalu, S.Pd, sebagai Kepala SMK Negeri 2 Kota Sibolga
- Uripat Mimindayani, S.Pd, sebagai Kepala SMA Negeri 1 Kota Sibolga
- Herlina Hasmianti Sihite, S Pd, M.Si, sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah
- Darma Sari Saragih, S.Pd, sebagai Kepala SLB Negeri Sibolga
- Leonardo Sitorus, S.Pd, M.Pd, sebagai Kepala SMK Negeri 1 Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah
- Johannes Marbun, S.Pd., M.Pd, sebagai Kepala SMK Negeri 1 Barus Utara Kabupaten Tapanuli Tengah
- Frenci Lumbantobing, S.Pd, sebagai Kepala SMK Negeri 3 Kota Sibolga
- Binsar Parsaoran Hutagalung, S.Th, sebagai Kepala SMK Negeri 1 Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
- Gandatua Hutagalung, S.Pd, M.M, sebagai Kepala SMK Negeri 1 Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah
- Idawati Siregar, S.Pd, sebagai Kepala SLB Negeri Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah. (ril/red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













