Berita UtamaHumbahas

BPJS Kesehatan Peduli Bencana Longsor dan Banjir Bandang Kabupaten Humbang Hasundutan

374
×

BPJS Kesehatan Peduli Bencana Longsor dan Banjir Bandang Kabupaten Humbang Hasundutan

Sebarkan artikel ini
Kelala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga bersama dengan rombongan saat menyerahkan bantuan tali kasih dari BPJS Kesehatan kepada korban bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di Humbahas. (Batakpost.com/Doc: BPJS Kesehatan)
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Doloksanggul, 7/12 (Batakpost.com)– Longsor material batu dan lumpur dari lereng perbukitan di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang terjadi pada Jumat (1/12/2023) malam sekitar pukul 21.30 WIB telah meratakan puluhan rumah warga di desa tersebut.

Terpantau hingga Rabu (6/12/2023) dari 12 orang yang dinyatakan hilang, telah ditemukan jasad dua orang warga ditimbunan bebatuan.

Ditemui di lokasi kejadian, Kepala BPJS Kesehatan Rita Masyita Ridwan menyampaikan rasa empati dan turut berduka atas bencana alam yang menimpa penduduk Desa Simangulampe, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

“Kabupaten Humbang Hasundutan baru saja meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) pada 01 Oktober 2023 lalu. Dan kini kita diuji dengan musibah bencana longsor dan banjir material batu. Ternyata melihat langsung kondisi di lapangan terasa begitu dahsyat,” ujar Rita.

Bahkan kata dia, banjir tidak hanya membawa material lumpur tetapi juga material batu besar yang melumpuhkan pemukiman penduduk. Kurang lebih 64 keluarga kehilangan rumah dan kini ditampung di posko pengungsian. “Saya melihat rumah mereka telah rata dengan tanah,” tutur Rita haru.

Rita juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan telah menyalurkan uluran tangan sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang menimpa masyarakat di Desa Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Baru saja kita menyalurkan tali kasih berupa kebutuhan sandang dan pangan untuk meringankan kebutuhan dari masyarakat yang saat ini berada di Posko Penampungan. Bantuannya telah diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Humbang Hasundutan didampingi oleh Kepala Bappelitbangda dan Tim Tanggap Darurat di posko penampungan Kecamatan Baktiraja,” kata Rita.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Rita Masyita Ridwan bersama dengan tim saat turun langsung ke lokasi bencana bersama dengan Wakil Bupati Humbahas Oloan. (Batakpost.com/Doc BPJS Kesehatan)

Ditemui di tempat yang sama, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan, menyebutkan sampai dengan Rabu (6/12/2023) dari 12 orang penduduk yang dinyatakan hilang telah ditemukan 2 orang dalam kondisi meninggal dunia dan 10 orang masih dalam pencarian.

“Kita dan tim masih berusaha mencari 10 penduduk tersebut dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Saya sendiri mulai hari pertama terjadinya bencana tetap berada di sini dan memantau perkembangan yang terjadi,” jelas Oloan.

Oloan juga menunjukkan sumber longsor yang berisikan material batu dan lumpur yang bermuara langsung ke Danau Toba kepada pihak BPJS Kesehatan. Ia menyebutkan banyak material batuan dari banjir bandang dan longsor yang menyebabkan kesulitan tim dalam melakukan pencarian orang hilang.

Tampak juga hadir di lokasi bencana Pj. Sekretaris Daerah Humbang Hasundutan, Chiristison Rudianto Marbun, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Humbang Hasundutan, Gunawan P. Sinaga, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Humbang Hasundutan Pahala Lumbangaol.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga saat mengunjungi korban banjir dan longsor yang terjadi di Humbahas, sekaligus menyerahkan bantuan.(Batakpost.com/Doc BPJS Kesehatan)

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga didampingi Kepala Bagian SDM Umum dan Komunikasi Publik Elvina Syaprafani Batubara, Kepala Bagian Kepesertaan Bukhori Muslim Sinaga dan Kepala Kabupaten Humbang Hasundutan Ester Maria Suzanne Sitompul beserta tim.

Saat ini juga Tim SAR gabungan terus berupaya mencari korban hilang. Sejumlah alat berat dikerahkan mulai dari 5 unit Excavator, 1 unit Loader dan 1 unit Backhoe Loader.

Tampak juga sekitar 100 personel Polri yang dipimpin langsung Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Hary Ardianto, SH., SIK., MH, 90 anggota TNI dan Basarnas, Pos Parapat juga telah berada di lokasi beserta seluruh aparatur Pemkab Humbang Hasundutan terkait penanggulangan bencana lintas OPD.

“Semoga upaya recovery bencana berjalan dengan lancar dan kita berharap keluarga yang hilang dapat segera ditemukan,” tutup Rita. (ril)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS

 

banner 325x300