Sibolga, 10/10 (Batakpost.com)– Tidak main-main! Pemerintah Kota Sibolga terus tancap gas mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir dan longsor yang sempat melanda Kota Ikan beberapa waktu lalu.
Buktinya, Sabtu (10/10/2026), Pemko Sibolga dampingi langsung Tim Verifikasi dan Validasi Monitoring Evaluasi (Monev) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana meninjau sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur vital.
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Sibolga Rahmat Tarihoran, turun langsung memantau progres, mengidentifikasi kendala di lapangan, dan memastikan semua pekerjaan selesai tepat target.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut surat tugas Kepala Satgas PRR Pascabencana Alam untuk wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar. Fokusnya: verifikasi, pemantauan, dan evaluasi pekerjaan yang dananya bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD) dan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) kementerian/lembaga.
6 Titik Vital yang Dicek Langsung:
- Ruas jalan rusak Jalan Dolok Martimbang
- Aliran Sungai Aek Doras
- Rehabilitasi ruang IGD RSUD Dr. F.L. Tobing Sibolga
- Perbaikan drainase kota
- Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban
- Rehabilitasi SMP Negeri 8 Kota Sibolga
Ketua Tim Monev: Jangan Main-main dengan Anggaran Rakyat!
Tim Monev PRR terdiri dari Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma, AKBP Ambat, Letda Kav. Ahmad Khozin, Sertu Triwahyu Hadiyanto, Gatot Satria Wijaya (BNPB), dan Arief Wijayanto (Dirjen Keuda Kemendagri).
Ketua Tim Monev PRR Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma menegaskan, pengawasan ini wajib.
“Monitoring ini untuk memastikan pekerjaan sesuai ketentuan, baik anggaran daerah maupun pusat. Pengawasan terhadap progres, penggunaan anggaran, dan ketepatan waktu harus ketat. Jika ada kendala, penyedia jasa, pemda, dan kementerian harus segera koordinasi,” tegasnya.
Ia juga ingatkan soal cuaca dan tantangan alam di lapangan. Strategi harus tepat, kualitas jangan dikorbankan.
“Harapan kami dari Satgas PRR, pekerjaan harus sesuai kontrak. Jika sudah ditentukan waktunya, segera selesaikan dengan baik dan benar. Dana dari pemerintah pusat harus digunakan sebagaimana mestinya dan tidak disalahgunakan!” pungkas Kolonel Tamimi dengan nada tegas.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemko Sibolga berharap pemulihan infrastruktur jalan, sungai, drainase, layanan kesehatan, huntap, dan pendidikan bisa cepat pulih dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri lengkap unsur Forkopimda Sibolga, perwakilan Polres, Kodim, Kejari Sibolga, serta jajaran pimpinan OPD. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW













