1 Paket Sabu dan 104 Ampul Ganja Diamankan dari Seorang Nelayan

Tapanuli Tengah141 Dilihat

Tapteng, 10/1 (Batakpost.com)- Satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan 104 ampul ganja kering diamankan Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) dari tangan seorang nelayan berinisial AR alias U (39).

Nelayan itu diamankan dari kediamannya di Jalan Kol. Bangun Siregar, Gang Kenanga, Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (9/1/2023).

Menurut Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Jimmy Christian Samma, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Horas Gurning menjelaskan, nelayan tersebut diduga mengedarkan sabu dan ganja di sekitar domisilinya.

Baca Juga:  KPU Sumut turun ke Tapteng Pastikan Kesiapan PSU

“Kemarin sore Sat Res Narkoba berhasil mengamankan terduga pelaku dari kediamannya, karena ada laporan ke petugas bahwa akan ada transaksi narkoba di kawasan itu,” terang Kasi Humas, Selasa (10/1/2023).

Mendapat laporan tersebut kata Horas, Kasat Narkoba AKP Juli Purwono, langsung  perintahkan anggotanya melakukan penyelidikan.

“Setelah dilakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud, petugas langsung mengamankan terduga pelaku tanpa ada perlawanan,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan badan, ditemukan 1 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dari tangan kanan terduga pelaku yang dibungkus plastik bening.

Baca Juga:  DPD NasDem Tapteng Bagikan 700 Paket Kurma dan Uang Rp50 ribu Untuk Berbuka Puasa

Sedangkan dari dalam kamar ditemukan 1 buah plastik warna hitam yang berisikan 56 ampul narkotika jenis ganja yang dibalut kertas nasi warna coklat. Juga ditemukan 1 buah plastik warna biru yang didalamnya berisikan 48 ampul narkotika jenis ganja yang dibalut kertas nasi warna coklat. Juga ditemukan lagi 1 buah plastik warna orange yang berisikan ganja yang belum diampul.

“Dia mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya,” ucap Horas menambahkan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, AR alias U beserta barang bukti dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Tapteng guna diproses sesuai UU No. 35 THN 2009 tentang Narkoba. (red)