Sibolga, 28/1 (Batakpost.com)– Sebagaimana visi misi dari Wali Kota Sibolga di bidang kesehatan yang fokus utamanya pada peningkatkan kualitas dan pemerataan akses pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya bagi golongan yang tidak mampu, telah terwujud meskipun kepemimpinan Wali Kota dan Wakilnya belum genap satu tahun.
Hal itu dibuktikan dengan berhasilnya Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga meraih kembali prestasi membanggakan di tingkat nasional pada bidang kesehatan, yaitu Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya.
Penghargaan itu sebagai bentuk pengakuan atas komitmen kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga Kota Sibolga, Sumatera Utara.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Narzy Penarik, didaulat untuk hadir langsung menerima penghargaan bergengsi itu bersama dengan sejumlah kepala daerah di Indonesia dalam ajang UHC Awards 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Diberikannya penghargaan itu karena konsistensi Pemkot Sibolga dalam mempertahankan predikat UHC 100 persen, dengan tingkat kepesertaan aktif mencapai 93,11 persen. Artinya, hampir seluruh masyarakat Kota Sibolga telah terdaftar dan aktif sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Wali Kota Sibolga bersyukur dan berterima kasih atas prestasi yang bisa kembali diraih oleh Pemerintah Kota Sibolga. Dia menegaskan, bahwa prestasi itu merupakan wujud tanggung jawab mereka selaku pemimin untuk menjamin kesehatan masyarakatnya khususnya bagi kalangan yang tidak mampu.
“Alhamdulillah, kita kembali bisa meraih UHC Award di tahun 2026 ini. Ini sebagai bukti bahwa Pemkot Sibolga benar-benar peduli dan bertanggung jawab atas kesehatan masyarakatnya. Karena itu menjadi salah satu poin utama dalam visi-misi kami sewaktu mencalon tahun lalu. Penghargaan ini kami persembahkan juga kepada seluruh masyarakat Kota Sibolga, mari tetap kita jaga kesehatan. Dan tidak lupa terima kasih kami ucapkan kepada DPRD Kota Sibolga yang mendukung anggaran untuk iruan, dan juga kepada BPJS Kesehatan Kota Sibolga,” kata Wali Kota, Rabu (28/1/2026).
Untuk diketahui, pada UHC Awards Tahun 2026, sebanyak 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia menerima penghargaan serupa atas komitmen mereka dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.
Penghargaan UHC sendiri merupakan bentuk apresiasi dari BPJS Kesehatan kepada para kepala daerah yang dinilai berhasil menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkelanjutan.
Dala kegiatan itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan bahwa Program JKN adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat UUD 1945.
“Kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan bangsa. Dengan masyarakat yang sehat, akan tercipta masyarakat yang makmur, sejahtera, dan unggul,” ujar Cak Imin dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menyebut capaian UHC mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga fasilitas kesehatan.
“Hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa, atau lebih dari 98 persen dari total penduduk Indonesia,” jelas Ghufron.
Ghufron menambahkan, hasil penelitian LPEM FEB UI Tahun 2025 menunjukkan bahwa daerah yang telah mencapai UHC memiliki tingkat kesakitan lebih rendah, akses layanan kesehatan yang lebih baik, serta penurunan beban pengeluaran kesehatan rumah tangga. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW
