Tapteng, 20/4 (Batakpost.com)– Buntut karut-marutnya pendataan dan penyaluran bantuan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, berujung pada aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat korban bencana yang tidak terdata.
Aksi unjuk rasa ini menyasar Gedung DPRD Tapteng dan Kantor Bupati, Senin (20/4/2026).
Di hadapan Anggota DPRD Tapteng perwakilan dari massa, Muhammad Rizky Pane (26), meminta apa langkah-langkah dari dewan atas amburadulnya soal pendataan dan penyaluran bencana di Tapteng ini.
Di mana kata dia, sudah hampir setengah tahun tidak terselesaikan.
“Kami tidak menyalahkan Pemkab, kami tidak menyalahkan DPRD Tapteng, jangan-jangan Prabowo yang tidak sesuai dengan omongannya. Prabowo bilang kami kasih triliunan ternyata tidak ada. Itu saja pak,” ujar Muhammad Rizky Pane.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Tapteng, Deni Herman Hulu yang ikut menerima masyarakat dan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di DPRD Tapteng langsung berang.
“Saya ingatkan persoalan amburadulnya pendataan dan penyaluran bantuan di Kabupaten Tapanuli Tengah ini bukan salah Pak Presiden Prabowo Subianto. Anggaran untuk bencana itu sudah ada. Namun Bupati Masinton yang tidak menandatangani data-data,” tegas Deni Herman Hulu.
Dengan nada tinggi Deni Herman Hulu menunjukkan data-data warga yang ada padanya yang tidak menerima bantuan bencana dari daerah pemilihan (dapil) 4.
“Ada 6 kecamatan data ini. Saya panggil OPD, BPBD, Camat, Dinas Sosial. Kami undang para OPD ke gedung dewan ini untuk mempertanyakan hal itu, satupun OPD tidak ada yang datang. Jangankan OPD, Sekretaris Dewanpun (Sekwan) tak hadir,” tegas Hulu.
Dia selalu kader Partai Gerindra mengaku marah dan tersinggung atas tuduhan tersebut, karena Prabowo Subianto adalah Ketua Umum Partainya.
Menurutnya, jangan karena kesalahan Bupati Masinton yang disalahkan masyarakat Prabowo Subianto.
“Saya tidak terima. Saya ingatkan kepada Bupati Masinton segera tandatangani data yang sudah diserahkan dari kecamatan ini,” tegas Deni Herman Hulu sembari menunjukkan data-data warga yang ada di tangannya. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW
