Berita UtamaNasional

H-3 Lebaran Penumpang di Terminal Pelindo Tembus 1 Juta Orang: Meningkat 9,3 Persen dari Tahun Lalu

H-3 Lebaran Penumpang di Terminal Pelindo Tembus 1 Juta Orang, Tanjung Perak Jadi Titik Tersibuk. (Batakpost.com/Ist)

Jakarta, 20/3 (Batakpost.com)– Perpindahan pemudik yang menggunakan angkutan laut melalui terminal penumpang yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menunjukkan lonjakan signifikan pada H-3 Lebaran 2026. Tercatat lebih dari 1 juta pemudik yang menggunakan jasa terminal penumpang milik Perseroan, meningkat 9,39% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Peningkatan ini di dorong dari tingginya aktivitas di berbagai wilayah pelabuhan yang dikelola Pelindo. Berdasarkan data yang dihimpun, Pelabuhan Tanjung Perak menjadi yang tersibuk dengan melayani 114.214 penumpang, kemudian Banten dengan 89.064 orang, Tanjung Balai Karimun 84.331 orang, Tanjung Pinang 80.685 orang, serta Balikpapan yang mencatat 69.414 orang.

IKLAN
IKLAN

Selain penumpang, tren kenaikan juga terjadi pada jumlah kendaraan yang melintasi Pelabuhan milik Pelindo. Pada H-3 lebaran, volume kendaraan mencapai 153.767 unit, naik 22,08% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo memastikan seluruh pelabuhan yang di kelola beroperasi optimal di tengah lonjakan trafik ini.

“Seluruh personel dan fasilitas di terminal penumpang telah di siagakan 24 jam untuk melayani para pemudik. Kami telah memperkuat layanan operasional, serta meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak lintas instansi guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi para pemudik,” ujar Ali.

Selain memastikan kelancaran arus penumpang, Pelindo juga berkomitmen menjaga kelancaran arus barang di pelabuhan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Berbagai langkah operasional disiapkan, mulai dari pengelolaan traffic dan kapasitas terminal untuk mengendalikan tingkat penumpukan peti kemas, pengaturan jadwal sandar kapal, hingga optimalisasi layanan operasional terminal agar kegiatan bongkar muat tetap berjalan secara aman dan efisien.

Sebagai bentuk dukungan tambahan terhadap kelancaran arus barang di pelabuhan Pelindo selama periode Angkutan Lebaran 2026, Pelindo memberikan diskon tarif dasar penumpukan peti kemas sebesar 50% pada pelabuhan yang berada dalam cakupan kebijakan SKB pembatasan angkutan barang selama periode Lebaran. Sementara untuk pelabuhan yang berada di luar cakupan kebijakan tersebut, diberikan diskon sebesar 10% dari tarif dasar penumpukan peti kemas.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan dan penumpang di lintasan Jawa–Sumatera selama periode mudik, Pelindo juga menetapkan tarif Rp0 untuk pelayanan penyeberangan, meliputi jasa kapal seperti pandu, tunda, dan tambat serta jasa terkait kepelabuhanan seperti tanda masuk atau pas pelabuhan khusus di Pelabuhan Ciwandan. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu memperlancar arus penyeberangan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional kapal penyeberangan selama periode angkutan Lebaran.

“Kebijakan diskon penumpukan tersebut diharapkan dapat memperlancar pergerakan barang di pelabuhan sehingga stabilitas rantai pasok tetap terjaga selama periode angkutan Lebaran. Dalam pelaksanaannya, kami juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap optimal,” pungkas Ali. (ril)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW

Exit mobile version