Berita UtamaTapanuli Tengah

142 Siswa Ikuti Seleksi Masuk SMA Negeri 1 Matauli Pandan Jalur Afirmasi

Para orang tua siswa saat memantau hasil nilai anak mereka lewat kanal youtobe SMA Matauli Pandan dalam ujian seleksi masuk Matauli jalur afirmasi, Kamis (4/6/2026). (Batakpot.com/red)

Tapteng, 4/6 (Batakpost.com)– Sebanyak 142 siswa-siswi SMP kelas IX dari berbagai sekolah mengikuti seleksi masuk ke SMA Negeri 1 Matauli Pandan, lewat jalur afirmasi, Kamis (4/6/2026).

Jalur afirmasi ini memprioritaskan siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu, penyandang disabilitas, domisili tempat tinggal terpencil, juga perpindahan tugas orang tua (mutasi). Tujuannya untuk memperluas akses pendidikan yang merata.

IKLAN
IKLAN

Menurut penjelasan Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Deden Rachmawan bahwa ada tiga jalur ujian masuk ke SMA Matauli Pandan. Pertama lewat jalur Talent Scouting khusus untuk anak yang berprestasi dari Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Kedua, Jalur Reguler yang telah berlangsung. Dan yang ketiga Jalur Afirmasi.

Sesuai keputusan pihak sekolah dan yayasan, kuota yang tersedia lewat jalur afimasi ini lebih kurang 15 persen dari daya tampung sekolah.

Disebutkan Deden, mekanisme seleksi melalui jalur afirmasi, talent scouting, dan reguler, menjadi langkah strategis untuk menciptakan pemerataan kesempatan belajar di SMA Matauli Pandan, sekaligus membangun kualitas akademik peserta didik.

Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan Deden Rachmawan saat memberikan penjelasan kepada wartawan terkait penerimaan siswa baru jalur afirmasi, Kamis (4/6/2026). (Batakpost.com/red)

Kebijakan tersebut kata dia menjadi bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan akses pendidikan yang merata, terbuka, dan mudah dijangkau masyarakat. Selain itu juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tengah perkembangan zaman.

“Tujuan utama afirmasi ini untuk memastikan bahwa akses untuk menjadi siswa Matauli dapat merata. Jadi semua kalangan punya hak yang sama untuk bersekolah di SMAN 1 Matauli Pandan, seperti anak-anak berkebutuhan khusus, dari keluarga tidak mampu, anak-anak dari terpencil, namun tetap mengedepankan objektivitas dalam pemilihannya,” jelas Deden.

Sistem ujian afirmasi ini tetap tes akademik secara real time yang hasilnya  langsung disiarkan di kanal youtube SPMB SMAN 1 Matauli Pandan. Setelah itu dilanjutkan dengan tes wawancara.

Amatan di Aula Gymnasium SMA Matauli Pandan, para orang tua memantau langsung hasil nilai dari anak-anak mereka. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW

Exit mobile version