Di hadapan puluhan Anggota Dewan, Waiys Al-Kahrony Pulungan didampingi Anggiat Marito Panggabean selaku pimpinan aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Tapanuli Tengah membacakan 14 tuntutan warga.
- Mendesak pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan dan distribusi air bersih yang merata serta perbaikan sanitasi bagi masyarakat terdampak.
- Mendesak percepatan perbaikan akses dan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan yang masih rusak dan menghambat aktivitas masyarakat.
- Mendesak penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) yang tepat sasaran, merata, dan transparan bagi seluruh korban terdampak.
- Mendesak kejelasan dan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) yang layak serta kepastian hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban bencana.
- Mendesak evaluasi dan verifikasi ulang data rumah rusak, serta penyesuaian bantuan sesuai tingkat kerusakan (ringan, sedang, berat).
- Mendesak pemerintah untuk segera melakukan pemulihan lahan pertanian yang rusak serta memberikan dukungan nyata kepada petani terdampak.
- Mendesak adanya program pemulihan UMKM dan ekonomi masyarakat yang terdampak agar dapat kembali beraktivitas secara normal.
- Mendesak transparansi penuh terhadap pengelolaan bantuan tunai sebesar kurang lebih Rp18 miliar, termasuk daftar penerima dan alokasi anggaran
- Mendesak kejelasan status dan solusi terhadap sekitar 90 tenaga kerja Dinas Lingkungan Hidup yang dirumahkan.
- Mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian dan solusi bagi korban bencana yang mengontrak/sewa, yang selama ini belum terakomodir dalam bantuan
- Mendesak peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, termasuk penanganan penyakit pascabencana dan trauma.
- Mendesak pemerataan distribusi bantuan agar tidak terjadi ketimpangan antar wilayah terdampak.
- Mendesak pemerintah untuk segera melakukan normalisasi sungai secara menyeluruh guna mencegah terjadinya banjir berulang yang hingga saat ini masih terjadi.
- Dengan tegas mendesak dan meminta keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Selanjutnya Baca: Kami Menegaskan…
