Sibolga, 26/5 (Batakpost.com)– Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menerima audiensi dari Habitat for Humanity Indonesia (HFHI) di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Senin (25/05/2026) sore.
Audiensi tersebut membahas dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Sibolga, khususnya terhadap rumah warga terdampak bencana.
Dalam pertemuan itu, Strategic Alliance Senior Manager HFHI, Doddy Suparta, menyampaikan komitmen HFHI untuk mendukung percepatan penanganan pascabencana di Kota Sibolga. Ia menjelaskan, pada tahap awal HFHI telah menyalurkan bantuan berupa alat perbaikan rumah kepada masyarakat terdampak.
“Selanjutnya, HFHI merencanakan dukungan rehabilitasi terhadap 67 unit rumah dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, HFHI telah melakukan survei teknis terhadap 174 lokasi berdasarkan data By Name By Address (BNBA) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari hasil assessment awal tersebut, ditemukan sejumlah lokasi yang memerlukan penanganan tambahan terkait aspek teknis dan mitigasi risiko bencana, seperti potensi longsor, banjir, dan gempa bumi.
“Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil assessment lapangan, melakukan sinkronisasi data teknis bersama Pemerintah Kota Sibolga, serta membahas langkah tindak lanjut rehabilitasi secara bersama-sama,” tambahnya.
Lebih lanjut, HFHI menyampaikan rencana pelaksanaan re-assessment terhadap sisa unit rumah dari total 67 unit yang telah dikomitmenkan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meninjau kembali kondisi teknis di lapangan, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa teknis guna mendukung kelayakan rehabilitasi rumah.
Proses re-assessment direncanakan akan dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Sibolga, terutama pada lokasi yang membutuhkan dukungan penanganan tambahan di luar intervensi rehabilitasi rumah.
Selain itu, HFHI juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Sibolga dalam penanganan infrastruktur mitigasi bencana, seperti perkuatan tebing, perbaikan drainase, dan upaya teknis lainnya pada kawasan rawan bencana.
Sementara itu, Project Manager SAFE Sibolga, Yosafat Zakaria, berharap koordinasi dan kerja sama antara HFHI dan Pemerintah Kota Sibolga dapat terus diperkuat agar proses rehabilitasi rumah segera direalisasikan.
“Kami berharap re-assessment bersama pemerintah daerah dapat segera dilakukan, sehingga proses rehabilitasi dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tetap memperhatikan aspek keselamatan teknis di lapangan,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah dibangun HFHI dalam penanganan pascabencana di Kota Sibolga.
Pemerintah Kota Sibolga juga berharap program rehabilitasi rumah yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan guna membantu masyarakat terdampak bencana.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., Plt. Kepala Bappeda Kota Sibolga, Justin M. Marbun, S.Kom., M.M., Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satria Siregar, S.STP., serta tim dari Habitat for Humanity Indonesia. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW
