Berita UtamaMedan

Gubsu: Pergeseran Anggaran Rp 430,5 Miliar Lebih Untuk Perbaikan Pascabencana, Masih Menunggu Juknis

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution. (Batakpost.com/Ist)

Medan, 19/1 (Batakpost.com)– Pergeseran anggaran sebesar Rp 430.518.469.249 untuk perbaikan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara pada November 2025 lalu, masih menunggu petunjik teknis (juknis).

Hal itu dikatakan Gubernur Sumut Bobby Nasution menjawab wartawan usai acara penyerahan SK penugasan kelapa sekolah se-Sumatera Utara di di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (19//2026)

IKLAN
IKLAN

“Pergeseran anggaran ini telah ada sebelum Transfer Keuangan Daerah (TKD) ini dibatalkan. Pemprovsu akan mengikuti sesuai juknis yang berlaku,” kata Bobby.

Disebutkan Bobby, sebelum penggesaran anggaran, anggaran sudah ada. Namun untuk mekanisme TKD yang sebelumnya kita menunggu juknis, karena anggaran TKD Rp 1,1 T itu variabelnya banyak atau seperti apa. Makanya ini kita menunggu dan akan melihat juknisnya terlebih dahulu.

Menurut Bobby, total kebutuhan pergeseran anggaran pascabencana banjir dan longsor mencapai Rp 430.518.469.249. Pergeseran anggaran ini mencakup pembangunan infrastruktur, bidang komunikasi dan informatika, bidang pendidikan dan bidang kesehatan.

Selain pergeseran anggaran, kata Bobby Nasution, Pemprov Sumut mengalokasikan bantuan keuangan untuk daerah bencana sebesar Rp 110.000.000.000

“Total kebutuhan anggaran pergeseran capai Rp 430,5 miliar. Dan alokasi anggaran ini kita ambil dari anggaran APBD 2026 dari sejumlah dinas,” jelasnya dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Provinsi Sumatera Utara bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Kepala BNPB Suharyanto, dan sejumlah pejabat lainnya di Kantor Gubernur Sumut, Senin (12/1/2026).

Menurut Bobby Nasution pergeseran anggaran untuk Bidang Infrastruktur penambahan anggarannya mencapai Rp 275.067.716.000.

Dirincikannya, untuk pembangunan infrastruktur terintegrasi yakni jembatan, tanggul, jalan dan normalisasi sungai, sumber daya air dan alat berat, anggarannya Rp 256.000.000.000.

Untuk pembangunan dan rehabilitasi rumah korban bencana atau relokasi anggarannya sebesar Rp 19.067.716.000

“Untuk bidang infrastruktur ada Rp 275 miliar, ini penambahan dari anggaran sebelumnya,” ucapnya.

Dijelaskannya, ada anggaran di Bidang Komunikasi dan Informatika yang seharusnya diperuntukkan untuk internet gratis di ruang publik sebesar Rp 1.680.000.000.

“Anggaran bidang komunikasi ini, kami fokuskan untuk perbaikan 20 ruas jalan yang terdampak bencana sebesar Rp 275 miliar ini. Nanti akan diambil juga dari penambahan pergeseran anggaran lainnya,” ucap Bobby.

Diterangkannya, dari perbaikan jalan ini, ada beberapa ruas jalan yang sudah rusak sebelum bencana.

“Sehingga ada anggaran dari sejumlah daerah yang nantinya ditambah untuk pergeseran anggaran lainnya,” tuturnya.

Selanjutnya, pergeseran anggaran terjadi di Dinas Pendidikan. Hal ini dikarenakan Pemprov menggratiskan biaya Pendidikan anak sekolah tingkat SMA/SMK/SLB yang terdampak bencana.

“Bantuan SPP bagi siswa yang sekolahnya terdampak bencana di 5 daerah (Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan dan Langkat. Pergeseran anggaran sebesar Rp 21.792.726.000,” ucapnya.

Selain untuk program biaya sekolah digratiskan, Pemprov juga melakukan perbaikan sejumlah sekolah di daerah terdampak (Deliserdang, Humbahas, Langkat, Madina, Sergei, Tapsel, Tapteng, Taput, Binjai, Medan, dan Tebing Tinggi) sebesar Rp 15.078.027.249.

“Kita ada program sekolah gratis yang awalnya untuk Kepulauan Nias saja, kini ke daerah terdampak bencana dan kita lakukan juga untuk perbaikan pembangunan sekolah,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Bobby pergeseran anggaran untuk Bidang Kesehatan. Awalnya ada rencana pembangunan revitalisasi RS Mata dan bus kesehatan bergerak.

“Anggarannya itu sebesar Rp 6.900.000.000. Namun, nantinya anggaran ini digeser untuk perbaikan rumah sakit, puskesmas dan layanan kesehatan yang terdampak,” Jelasnya. (ril/red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEW

Exit mobile version