Dia juga merasa khawatir dengan warga sekitar Sungai Aek Doras. Karena kalau air Sungai tertahan, tentunya akan meluap hingga ke rumah-rumah warga. Dan itu akan merusak infrastruktur yang masih bagus, menghambat perekonomian, serta menimbulkan penyakit.
Ditambahkannya, bahwa kemarin dia bersama Ketua Komisi V DPR-RI sudah melihat kondisi Sungai Aek Doras. Bahkan hulu sungai panjangnya sekitar 2 kilometer.
“Memang sudah tersedimentasi. Yang tadi dalamnya antara 5 sampai 8 meter, saat ini kondisinya satu meter pun sudah tidak ada lagi. Untuk itulah di hilir sekarang ini kami sedang bergerak mendatangkan beberapa alat berat lagi untuk mengupas sedimentasi yang sudah terjadi supaya mengalir,” tandasnya.
Untuk diketahui, Wali Kota Sibolga cukup intens turun ke lokasi Sungai Aek Doras, karena luapan sungai milik provinsi Sumatera Utara itu sangat berdampak terhadap keselamatan warganya.
“Meskipun status sungai itu berada di bawan naungan Pemerintah Provinsi, kita terus berupaya melakukan pengerukan karena banyak warga Kota Sibolga yang bermukim di sana. Hanya saja karena keterbatasan alat ditambah curah hujan yang masih tinggi, sehingga proses pengerukan belum selesai. Alhamdulillah, tadi Pak Muhammad Lokot Nasution sudah menyampaikan Komisi V akan mendatangkan alat berat untuk bekerja di Sungai Aek Doras,” kata Wali Kota Syukri.
Selanjutnya Baca: Selaku Putra…
