Segenap kru batakpost.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024, Semoga doa dan usaha kita diterima oleh Allah Swt. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Berita UtamaTapanuli Tengah

4 Saksi Bantah Bakhtiar Sibarani dan Sopirnya Berada di Lokasi Kejadian

240
×

4 Saksi Bantah Bakhtiar Sibarani dan Sopirnya Berada di Lokasi Kejadian

Sebarkan artikel ini
Advertisement
Example 300x600
Advertisement

Tapteng, 17/2 (Batakpost.com)– Baru-baru ini viral di media sosial seorang pria diduga dikeroyok di salahsatu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara, pada Rabu (14/2/2024).

Pria yang diketahui bernama Edyanto Simatupang, saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan.

Advertisement
banner 325x300
Advertisement


Kasus dugaan pengeroyokan tersebut kini telah ditangani oleh Polres Tapteng dengan menetapkan 1 orang sebagai tersangka atas nama Niko, yang diketahui merupakan sopir pribadi mantan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani (BS).

Sekaitan dengan ditetapkannya 1 tersangka dalam kasus ini, ada 4 orang saksi yang berprofesi sebagai wartawan telah diperiksa dan membantah kalau Niko merupakan pelaku pemukulan Edyanto.

Apalagi kata mereka, sampai menyebutkan kalau Bakhtiar Ahmad Sibarani turut menyaksikan kejadian pemukulan tersebut.

Karena menurut keempat saksi, sejak di Barus mereka berempat tidak pernah jauh dari Bakhtiar Sibarani dan sopirnya Niko.

“Kami berangkat dari Sibolga sekitar jam 11.00 WIB, sampai di Barus jam 13.00 WIB. Kami saat itu keliling memantau TPS dengan Pak Bakhtiar Sibarani,” ujar Arif Fauzi Pardede wartawan bicarasumut.com, diamini Togu Sitompul wartawan tapanulinews24jam, Abdul Nasution dari mitanews.com dan Preddy Situmorang dari tapanulipost.com.

Bahkan sampai pulang ke Sibolga, katanya, mereka tetap sama, gak pernah jauh.

“Kami pastikan Niko dan Pak BS tidak ada di lokasi kejadian. Kalau mereka berdua ada di lokasi kejadian, berarti kami berempat juga ada di situ. Ini adalah fitnah yang kejam, kalau sampai menyalahkan orang yang tidak bersalah,” tegasnya.

Keterangan tersebut juga kata Arif telah mereka sampaikan kepada pihak Kepolisian (Penyidik Polres Tapteng) berikut dengan bukti foto dokumentasi liputan, lengkap dengan waktu dan lokasi.

“Semua keterangan ini sudah kami sampaikan ke pihak Kepolisian. Kita juga sudah sampaikan bukti-bukti foto keberadaan kami, sesuai bukti dokumentasi liputan kami. Jadi, pada waktu kejadian pukul 14.58 WIB, kami berada di TPS Kedai Gedang dengan pak BS dan sopirnya Niko. Bagaimana mungkin diwaktu yang sama, si Niko dan Pak BS berada di 2 lokasi. Karena, menurut informasinya, kejadian itu terjadi pukul 15.05 WIB,” tukasnya.

Meski demikian, merekapun mengaku turut prihatin atas kejadian yang menimpa Edyanto Simatupang dan berharap kasus tersebut segera terungkap.

“Semoga saudara Edyanto dapat segera pulih kembali dan dalam kasus ini terungkap pelaku sebenarnya, dan berharap pihak Kepolisian profesional, dan tidak salah menetapkan tersangka,” ucapnya. (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Batakpost.com di GOOGLE NEWS