Wamen Agama Zainut Tauhid Sa”adi dan Sri Sultan Hamengkubuwana Buka Pesparawi Nasional ke-XIII di Yogyakarta

Yogyakarta, 20/6 (Batakpost.com)- Atas nama Menteri Agama RI, Wakil Menteri Tauhid Sa’adi dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwana ke-X membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional ke-XIII di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, Senin (20/6).

Ketua Umum Panitia Pesparawi Nasional Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo ke X yang juga Wakil Gubernur DIY dalam laporannya menyampaikan, Pesparawi ke-XIII diikuti 8.144 orang yang dilangsungkan mulai dari tanggal 19-26 di Yogyakarta.

Dalam memeriahkan kegiatan ini serangkaian ancara telah dilaksanakan di antaranya, Karnaval Andong, Jamuan Makan Malam Gubernur, Perlombaan 12 Kategori Pesparawi mulai dari tanggal 21-24 Juni 2022. Harmony Expo di Jogya Center yang bertujuan membangkitkan ekonomi Yogya pascapandemi. Wisata Religi yang akan dikuti semua peserta Pesparawi, dan Penutupan kegiatan yang ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir Presiden RI, Joko Widodo di Yogya Center.

BACA JUGA:Dihadiri 10.000 Peserta, Pesparawi Nasional ke-XIII Diselenggarakan di Yogyakarta

“Kami mengucapkan selamat bertanding,” kata Kanjeng Gusti.

Sementara itu Sri Sultan Hamengkubuwana ke X yang juga sebagai Gubernur DIY sekaligus sebagai tuan rumah dalam sambutannya mengatakan, keharmonian masyarakat Yogyakarta yang digambarkan dalam kegiatan Pesparawi Nasional ke-XIII ini sebagai bukti kerukunan umat beragama dan toleransi yang terjalin di Yokyakarta.

“Selamat datang kami ucapkan di Kota Yogyakarta. Mari nikmati keindahan dan keramahan masyarakat Yogyakarta,” kata Sultan.

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa”adi menyebutkan, umat kristiani menyakini bahwa Kidung Pujian bagian dari ibadah yang disampaikan kepada Tuhan yang maha kuasa. Dan bernyanyi adalah bagian dari cinta kasih.

Untuk mengembangkan wawasan bagi umat kristiani dalam menyanyikan Kidung Pujian, Pesparawi menjadi sarana sekaligus memperdalam kualitas imannya.

“Kehadiran dari 34 kontingen Pesparawi dari 34 Provinsi se-Nusantara merefleksikan suasana kehidupan kerukunan umat beragama di Indonesia. Dan pembukaan malam ini sebagai bukti, di mana Candi terbesar umat Hindu di Indonesia yaitu Candi Prambanan menjadi tempat pembukaan Pesparawi malam ini. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkaya wawasan kesatuan kita,” tandasnya.

Pembukaan Pesparawi ini pun ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir Presiden RI, Joko Widodo kepada LPPN dari Juara Umum Pesparawi ke-XII yaitu Provinsi Papua Barat untuk diperbutkan di Pesparawi ke-XIII.

Acara pembukaan ini diisi dengan berbagai kegiatan seni dan budaya yang menggambarkan kerukunan dan keharmonian sesuai dengan tema Pesparawi Nasional Harmoni dalam Keragaman. (red)