Bocah 9 Tahun Tewas Saat Mandi-mandi di Sungai Aek Doras Sibolga

Sibolga, 17/6 (Batakpost.com)- Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun ditemukan tewas saat berenang di Sungai Aek Doras Pantai Ujung Sibolga, Sibolga, Sumatera Utara, Kamis (16/6) sore.

Menurut keterangan dari Kapolres Sibolga AKBP Taryono melalui Kasi Humas AKP R Sormin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/6), menjelaskan, korban naas itu bernama Ardiansyah Pasaribu (9) yang tinggal di Jalan Anggrek Gang Kausar No. 2. B, Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

“Sesuai dengna laporan yang sampai kepada kami, sekitar pukul 15.00WIB, Kamis (16/6), korban bersama tiga temannya, Al Fandi (9), Hatta (10) dan Pasha (9), sedang bermain (berenang) di pinggiran Pantai Ujung Sibolga atau tepatnya Ujung Aliran Sungai Aek Doras yang berada di Jalan  Zainul Arifin Sibolga,” tulis Sormin.

Pada saat teman-teman korban sudah naik ke tepian Sungai, mereka tidak melihat korban naik. Mereka pun berupaya mencari.

Selanjutnya sekira pukul 15.40 WIB, teman korban memberitahukan kepada Ibu korban (Nurbetty Sibarani) bahwa Ardiansyah Pasaribu telah tenggelam di Sungai Pantai Ujung Sibolga.

BACA JUGA: Letkol Inf Amrizal Nasution Jabat Dandim 0212/Tapanuli Setalatan Gantikan Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing

“Selanjutnya saksi-saksi bersama dengan masyarakat yang berada di lokasi kejadian berupaya melakukan pencarian terhadap korban. Sekira pukul 16.05 WIB, korban ditemukan dengan kondisi tidak sadarkan diri, dan mengeluarkan darah dari telinga dan buih dari mulutnya,” tulis Sormin.

Selanjutnya sekira pukul 16.10 WIB, pertolongan pertama dilakukan terhadap korban, namun korban tidak juga sadarkan diri. Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit FL Tobing Sibolga. Dan sekira pukul 16.25 WIB, pihak RSU Sibolga menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Korban pun langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.

Dari hasil pemeriksaan kata Sormin, korban Ardiansyah Pasaribu diduga tenggelam di aliran Sungai Pantai Ujung Sibolga, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan pihak keluarga tidak ada merasa keberatan dan sudah ikhlas atas meninggalnya korban dan telah membuat surat pernyataan tidak akan mempermasalahkannya dikemudian hari. Pun demikian proses penyelidikan tetap dilakukan Sat Reskrim Polres Sibolga.

Masih dalam keterangan terulisnya, Kasi Humas Polres Sibolga AKP R Sormin, S.Ag, mengimbau para orangtua agar tidak membiarkan anak-anaknya mandi-mandi ke sungai tanpa pengawasan dari para orangtua demi menghindari hal-hal yang tak diingini. (ril)