oleh

Satika Simamoara Harapkan Lewat “Toba Fashion Week 2022” Perekonomian Para Pengrajin Tenun Ulos Terangkat

Taput, 14/5 (Batakpost.com)-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan bersama Asisten Pembangunan dan Perekonomian Marihot Simanjuntak didampingi Wakil Ketua Dekranasda Ny. Marsaulina Sarlandy Hutabarat, ikuti acara rilis “Toba Fashion Week 2022” oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Jimmy Bernardo Panjaitan, ini di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati di Tarutung, Selasa (10/5/2022).

Rilis event yang dilaksanakan secara virtual tersebut, disaksikan para Pemerintah Daerah dan Dekranasda se-kawasan Danau Toba dan Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Jona Taruli Sidabalok.

Direktur Utama BPODT Jimmy Bernardo Panjaitan menjelaskan bahwa “Toba Fashion Week 2022” yang dilaksanakan oleh Komunitas Hutanta Cerdas Cermat telah ditetapkan sebagai salah satu kalender pariwisata Danau Toba Tahun 2022.

“Puncak kegiatan ini akan dilaksanakan pada Bulan Agustus. Event ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah bersama komunitas ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pembukaan lapangan kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat lokal,” jelas Jimmy Bernardo Panjaitan.

BACA JUGA: Satika Berikan Dukungan Penuh Bagi Petenun yang Berniat Maju

Ketua Dekranasda Tapanuli Utara menyatakan siap mendukung demi kesuksesan kegiatan tersebut dan berharap melalui kegiatan itu akan mau mengangkat harkat dan perekonomian para pengerajin- penenun ulos.

“Kita semua sebagai Pecinta Danau Toba sangat mendukung event ini karena kita anggap mampu mengangkat nilai tenun ulos terutama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Terima kasih juga kepada komunitas ekonomi  kreatif yang tetap berkarya walaupun menghadapi berbagai tantangan,” sambut Satika Simamora.

Dia bersyukur karena karya tenun ulos dari Tapanuli Utara sedikit demi sedikit sudah mulai diminati kembali. Namun harus diakui bahwa ide dan gagasan dalam pengembangan tenun ulos sering terhambat dalam hal pemasaran dan promosi hingga tingkat internasional. Untuk itu Satika berharap dukungan dari semua.

“Satu hal yang tidak boleh kita lupakan, sangat penting untuk selalu mengangkat para penenun ulos. Kita harus memperkenalkan bagaimana pembuatan tenun ulos hingga ready to wear, termasuk bagaimana proses pewarnaannya sehingga hasil karya tersebut semakin bernilai tinggi. Melalui “Toba Fashion Week” ini serta-merta akan mengangkat perekonomian para pengerajin tenun kita,” papar wanita berparas cantik itu. (red)

News Feed