oleh

Wow..Ada Wisata Alam 1000 Gua di Desa Banuarea Kabupaten Humbahas

Suasana alami Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara ternyata memiliki beberapa destinasi wisata yang unik.

Salah satunya adalah wisata alam 1000 gua yang terletak di sebuah desa bernama Desa Banuarea, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.

Desa Banuarea merupakan desa dengan ketinggian sekitar kurang lebih 1.000 meter di atas permukaan laut, dan termasuk desa dengan dataran tertinggi di Kecamatan Pakkat.

Woow…keindahan gua di Objek Wisata 1000 gua di Kabupaten Humbahas Sumatera Utara. (Pemkab Humbahas.)

Akses menuju lokasi wisata 1000 gua ini memakan waktu sekitar 1 jam dari pusat Kecamatan Pakkat.

Jalan menanjak yang cukup terjal harus anda lewati untuk mencapai lokasi wisata yang masih sangat alami ini.

Disarankan jika akan ke lokasi ini, anda menggunakan mobil manual dan biasa digunakan untuk jalanan yang terjal.

Ini yang bisa dinikmati di lokasi wisata 1000 gua :

  1. Tracking dengan pemandangan alami

Karena ada di dataran tinggi, Desa Banuarea memiliki pemandangan persawahan yang sangat indah. Anda juga bisa melihat Kota Sibolga, Dolok Sanggul, dan juga Kecamatan Pakkat dari desa ini.

Desa Banuarea sekaligus desa yang sangat dekat dengan Dolok Pinapan, sebuah bukit yang puncaknya merupakan titik tertinggi di Humbahas.

Objek Wisata alam 1000 gua di Desa Banuarea, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. (website Pemkab Humbahas).

Untuk bisa mencapai lokasi pintu masuk gua, anda harus tracking sekitar 15 sampai 30 menit, tergantung kekuatan fisik masing-masing.

Selama tracking, pastikan alas kaki tidak licin yang dapat menyebabkan terpeleset karena medan yang sangat terjal dan berada di bibir jurang.

  1. Disambut dengan air terjun di dekat pintu masuk gua

Mendekati pintu masuk (entrance) gua, anda akan dibuat kagum dengan air terjun setinggi 10 meter di bibir tebing. Air terjun ini berada tak jauh dari kawasan gua sehingga membentuk bebatuan yang alami.

Anda bisa berswafoto, atau bermain air di air terjun ini karena pemandangannya yang sangat indah. Terlebih hutan di kawasan Desa Banuarea masih sangat asri. Namun harus tetap hati-hati karena medan yang licin.

Menurut kepercayaan warga sekitar, jika meminum air dari aliran air terjun ini dipercaya bisa menemui jodohnya, bagi yang belum menikah. Namun, itu masih kepercayaan warga lokal, ya.

  1. Menikmati pemandangan alam bawah tanah di Gua Pinapan

Sama seperti namanya, Wisata 1000 Gua, ada banyak sekali gua di lokasi ini. Bahkan tidak terhitung. Namun gua yang paling sering didatangi wisatawan adalah Gua Pinapan, yang jalur menuju pintu masuknya juga sudah dibuat oleh pihak pengelola.

Gua Pinapan memiliki banyak ornamen seperti stalagtit dan stalagmit. Lorong gua ini masih dialiri aliran sungai sehingga lantai gua sangat basah.

Keindahan AIr Terjun di Kawasan Objek Wisata 1000 Gua yang ada di Kabupaen Humbahas, Sumatera Utara. (Website Pemkab Humbahas).

Di ujung lorong juga terdapat air terjun dan kolam, air terjun ini setinggi sekitar 3 meter.

Dengan bekal penerangan yang memadai, anda dapat mengabadikan momen kegelapan di bawah tanah di banyak spot di gua ini.

Tapi jangan lupa untuk tidak buang sampah dan merokok di dalam gua ya.

  1. Diresmikan langsung oleh Plt Bupati Humbahas

Wisata alam 1000 gua dibuka pada akhir tahun 2020 lalu. Peresmian lokasi wisata ini dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindungan Simamora pada 4 Desember 2020.

Dikutip dari website Diskominfo Humbahas, dalam sambutannya saat peresmian Plt Bupati mengatakan bahwa cagar wisata alam 1000 Gua ini adalah hal yang baik bagi masyarakat Kecamatan Pakkat.

Pintu Masuk menuju salah sautu gua di objek Wisata alam 1000 gua yang ada di Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara (Website Pemkab Humbahas).

Ia mengatakan bahwa ia belum pernah melihat wisata dengan gua sebanyak ini, semoga lewat adanya wisata baru ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dalam sambutannya Plt. Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk bisa menghargai para wisatawan yang datang, jangan ketus, jujur dalam berdagang, sehingga para wisatawan yang datang bisa merasa nyaman dan mau datang kembali, serta mau mempromosikan ke teman dan sudaranya untuk datang ke lokasi wisata ini.

Di samping keramahan-tamahan, kebersihan dan kelestarian alam harus dijaga warga setempat. (disadur dari tribunmedan)

News Feed