oleh

Bupati Taput Kembangkan Inseminasi Buatan pada Kerbau

Taput, 24/9 (Batakpost.com)- Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama Anggota DPRD Bomper Sianturi didampingi Kadis Pertanian, Sey Pasaribu dan beberapa Pimpinan OPD terkait kembangkan Inseminasi Buatan (IB) untuk hewan Kerbau di Desa Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran,  Rabu (23/9).

Inseminasi buatan pada sapi atau kerbau (kawin suntik) adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan spermatozoa yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut ‘insemination gun’.

“Desa Lumban Silintong kita targetkan menjadi desa percontohan untuk ternak kerbau. Program ini harus didukung dengan areal penanaman rumput makanan kerbau tersebut. Program ini untuk menunjang program Ketahanan Pangan guna mewujudkan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan,” ujar Bupati.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa program ini harus ditunjang banyak faktor. “Kita juga akan dukung dengan pembangunan infrastruktur berupa pembangunan jalan tembus kota Siborongborong, juga pengadaan air bersih melalui pencarian sumber air dan sumur bor dan semua hal yang menunjang peternakan kerbau ini,” sebut Bupati.

Pada kesempatan itu juga digelar tatap muka dengan masyarakat sekitar. Pada acara itu  masyarakat menyampaikan usulan-usulan berupa pembangunan jalan, pengadaan air bersih.

Untuk Tapanuli Utara, hasil IB ini telah berhasil melahirkan melalui Inseminasi Buatan sebanyak 78 ekor. Dan untuk Desa Lumban Silintong sebanyak 17 ekor. Ada pun petugas inseminator di Taput sudah ada sebanyak 4 orang yang telah dilatih.

Sebelumnya dalam laporannya, drh. Lisma Hutapea menyampaikan bahwa bibit untuk IB ini didapatkan dari Badan Inseminasi Buatan Kabupaten Lembang. Dan hasil IB ini pada usia satu tahun sudah bisa dijual rata rata harga Rp15 juta/ekor karena lebih cepat besar.

“Jadi ini sangat membantu bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya. (RIL)

News Feed