oleh

Kisah Haru Lulusan Terbaik Asal Papua, Wisuda Tak Dihadiri Orang Tua Karen Tidak Ada Biaya

Menyelesaikan pendidikan merupakan kewajiban bagi seorang anak kepada orang tuanya. Wisuda juga merupakan momen paling dinantikan bagi seseorang yang telah menyelesaikan masa studinya.

Tak sedikit para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan ingin menunjukan pencapaiannnya kepada kedua orang tuanya. Begitu pun yang di alami oleh pemuda asal Wamena Papua bernama Neas Wanimbo.

Melalui akun facabooknya Neas Wanimbo menceritakan perjuangannya menyelesaikan studi di kota Jakarta. Ia menjadi wisudawan terbaik dalam bidan extra kurikuler dan mewakili wisudawan lainnya untuk berpidato di atas podium.

Meski wisuda tidak dihadiri oleh orang tuanya, Naes tetap merasa bangga. Bahkan dalam unggahan video di akun facebooknya, Ia terlihat tak kuasa menahan air mata saat berbicara di atas podium.

Terinspirasi dari Najwa Shihab

Dalam unggahan di akun facebook milik Neas Wanimbo pada 14 Juni 2020, Naes mengungkapkan bahwa dirinya menjalani wisuda Long Distance Relationship (LDR) yang terinpirasi dari Najwa Shihab.

“#WisudaLDR2020 Terinspirasi dari kak Najwa Shihab untuk kasih semangat adek adek lulusan angkatan 2020.” tulis Naes dalam unggahan di akun Facebooknya.

Naes Bawa Pulang Ijazah dan Toga ke Kampung Halaman

Meski wisuda tidak didampingi oleh kedua orang tua, Naes membawa ijazah serta kelengkapan wisuda seperti toga ke kampung halamannya di Wamena. Ia ingin menunjukkan kepada orang tuanya bahwa dirinya telah menyelesaikan pendidikan di tingkat universitas.

“Di hari kelulusan saya, ibu saya tidak dapat menghadiri hari wisuda di Jakarta, padahal saya adalah salah satu mahasiswa lulusan terbaik di bidang extra kurikuler, saya ingin kesakali pencapaianku ini bisa disaksikan langsung oleh orang tuaku tetapi karena tidak mampu membeli tiket penerbangan dari Wamena-Jakarta. Saya yang membawa Ijasa sarjana, toga dan semua seragam ke kampung, saya ingin mereka tahu bahwa saya sudah lulus dari universitas.” tulis Naes dalam postingannya.

Sang Ibu Menangis Melihat Anaknya Menjadi Sarjana

Meskipun sang ibu tidak bisa menyaksikan momen wisuda secara langsung, Naes menceritakan bahwa sang ibu menangis bangga saat melihat anaknya menjadi sarjana. Terlebih Naes juga berhasil lulus dengan predikat lulusan terbaik.

“Ibuku menangis, setelah melihat bagaimana aku membawa semua hal itu, ibuku juga merasa sangat bangga karena dia sudah mendengar bahwa aku adalah salah satu lulusan terbaik di Tanri Abeng University pada tahun 2019, dan juga dia sering dengar tentang prestasiku sejauh ini,” cerita Naes.

Ibu Naes Kenakan Pakaian Terbaik

Tidak hanya itu, wisudawan terbaik dari Tanri Abeng University ini juga memamerkan foto bersama sang ibu di kampung halamannya. Dalam ceritanya, sang ibu mengenakan pakaian terbaik yang pernah beliau miliki. Pakaian itu sengaja disimpan untuk dipakai saat menyambut Neas setelah pulang ke kampung halaman.

“Ibu saya mengatakan bahwa, setiap saat dia mendukung saya dalam doa agar hal-hal buruk tidak terjadi pada saya. Di foto pertama Mamaku pakai pakaian yang terbaik yang pernah dia memiliki, katanya mamaku pakaian itu dia sengaja simpan agar suatu saat ketika aku pulang ke kampung dia mau pakai untuk menyambut saya.” tulis Naes.

Komentar Warganet

Unggahan Naes di laman Facebook ini pun di banjiri komentar warganet. Mereka merasa bangga atas pencapaian Naes.

Meski berasal dari pelosok negeri, Naes membuktikan bahwa dirinya mampu menyelesaikan pendidikan di tingkat universitas.

“walaupun sa tdk mengenal, Tapi Saya Air mata Jatuh, karena Terharu dengan sikapny yg bijak dan sagt baik seprti ini. Selamat sukses brow” tulis Apertina Mingo Tinal.

“setumpul apapun pisau itu jika diasah secara terus menerus pasti tajam, jgn puas diri ade, ini langkah awal keberhasilanmu” tulis Yonatan Iyai. (merdeka.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed