oleh

Wuhan Berencana Tes 11 Juta Penduduk Setelah Muncul 6 Kasus Corona Baru

Jakarta, 14/5 (Batakpost.com)- Kota Wuhan di China sedang menyusun rencana untuk menguji seluruh populasi yang berjumlah 11 juta penduduk untuk COVID-19. Rencana tersebut tampaknya masih dalam tahap awal, dengan semua distrik di Wuhan diminta untuk menyerahkan rincian tentang bagaimana pengujian dapat dilakukan dalam waktu 10 hari.

Hal ini dilakukan setelah Wuhan, kembali mencatatkan enam kasus baru selama sepekan terakhir. Sebelumnya, tidak ada kasus sama sekali sejak 3 April.

Wuhan, yang dikunci ketat selama 11 pekan, mulai dibuka kembali pada 8 April. Untuk sementara waktu, kehidupan di Wuhan berjalan normal, sekolah mulai dibuka, bisnis dijalankan lagi dan angkutan umum mulai beroperasi.

Tetapi setelah kemunculan cluster atau kelompok baru, yang semuanya berasal dari kompleks perumahan yang sama, kini mengancam kembali kehidupan di Wuhan. Menurut sebuah laporan, mengutip dokumen internal yang beredar luas, setiap kabupaten dan kota diminta menyusun rencana pengujian 10 hari.

Mengutip BBC, setiap kabupaten bertanggung jawab untuk membuat rencana sendiri berdasarkan ukuran populasi mereka dan apakah saat ini ada wabah aktif di kabupaten tersebut. Dokumen tersebut, yang merujuk pada rencana pengujian sebagai “pertempuran 10 hari”, juga mengatakan bahwa orang tua dan masyarakat padat harus diprioritaskan dalam hal pengujian.

Namun beberapa pejabat kesehatan senior yang dikutip oleh surat kabar Global Times mengindikasikan bahwa pengujian seluruh kota tidak akan mudah dan mahal.

Peng Zhiyong, direktur unit perawatan intensif Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, mengatakan sebaiknya pengujian itu cenderung ditargetkan pada pekerja medis, orang-orang yang rentan dan mereka yang memiliki kontak dekat dengan kasus.

Di situs media sosial China, Weibo, orang-orang mengajukan pertanyaan tentang apakah sejumlah besar tes dapat dilakukan hanya dalam hitungan hari.

“Tidak mungkin menguji begitu banyak orang,” kata seorang komentator, yang juga mempertanyakan berapa biayanya. (dtc/int)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed